Pembukaan Masa Sidang DPR 2021–2022, Puan Soroti Sejumlah Permasalahan Ini

Puan Maharani menyoroti sejumlah hal yang menjadi perhatian khusus DPR pada masa sidang kali ini, salah satunya kasus hepatitis akut pada anak.

Penulis: DNA | Editor: APS
Dok. Humas DPR RI
Ketua DPR RI Puan Maharani dalam agenda Pembukaan Masa Persidangan V Tahun Sidang 2021–2022 di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (17/5/2022). 

TRIBUNJATIM.COM - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) membuka Masa Persidangan V Tahun Sidang 2021–2022 di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (17/5/2022). Pembukaan masa persidangan ini diagendakan setelah anggota dewan menjalani masa reses sejak Jumat (15/4/2022).

Pada kesempatan tersebut, Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti sejumlah hal yang menjadi perhatian khusus dewan legislatif di masa sidang kali ini, termasuk kasus Hepatitis akut anak.

Tak lupa, ia menyampaikan selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah (H) kepada seluruh masyarakat dan anggota dewan yang baru selesai bertugas di daerah pemilihannya (dapil) masing-masing.

“Menjadi kebahagiaan kita semua, dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarga, sanak saudara, dan masyarakat di daerahnya masing-masing. Setelah dua tahun ini Idul Fitri dirayakan secara terbatas,” kata Puan dalam pidatonya yang dibacakan oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.

Dalam kesempatan itu, ia juga memberikan apresiasi kepada pemerintah, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), dan seluruh pihak yang telah bekerja dengan dedikasi tinggi agar perjalanan mudik Idul Fitri 2022 berjalan dengan baik.

Menurut Puan, pelaksanaan mudik Idul Fitri dapat berjalan kondusif berkat gotong royong dan kerja bersama.

“Kerja bersama, gotong royong, yang telah kita lakukan memberikan dampak positif berupa tren penurunan kasus Covid-19 yang, peningkatan vaksinasi, dan kegiatan sosial serta ekonomi masyarakat mulai kembali pulih secara bertahap."

“Inilah kekuatan nasional kita. Kebersamaan seluruh anak bangsa dan komponen bangsa, yang dipersatukan dalam semangat gotong royong menghadapi Pandemi Covid-19,” tutur Puan.

Dengan perkembangan situasi pandemi Covid-19 saat ini dan penanganan dampak yang semakin kondusif, ia menyampaikan, pihaknya berharap pemulihan sosial dan ekonomi pada 2023 akan semakin membaik.

Tak hanya itu, kata Puan, DPR juga berharap agar ancaman pandemi Covid-19 semakin berkurang walaupun tetap perlu diantisipasi.

“Masa Persidangan V akan berisikan sejumlah agenda strategis, yaitu penuntasan pembahasan sejumlah Rancangan Undang-undang (RUU) pada pembicaraan tingkat pertama,” jelasnya.

Kemudian, lanjut Puan, pembahasan Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran (TA) 2023.

Pentingnya peran pemerintah bersama DPR

Menurut Puan, peran pemerintah bersama DPR diperlukan untuk mengantisipasi kebijakan dan ketahanan fisik pada 2022. Hal ini guna merespons perkembangan perekonomian global yang membebani keuangan negara.

Ia pun menggarisbawahi pentingnya persiapan tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang sudah dimulai pada 2022.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved