Berita Bisnis

PHE WMO Beri Pelatihan 40 Pemuda Gresik Menjadi Security

PHE WMO tak hanya menggandeng BLK Surabaya saja tetapi juga dengan PT Birawida sebagai tenaga pelatih security dengan tingkat Gada Pratama.

Editor: Sudarma Adi
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
PHE WMO beri pelatihan jadi security pada 40 pemuda Gresik 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sebanyak 40 warga Gresik mendapatkan pelatihan selama 10 hari di Balai Latihan Kerja (BLK) Surabaya.

Pelatihan ini dilakukan untuk menambah keterampilan berbasis kompetensi pemuda-pemudi Desa Binaan PHE WMO, yakni Desa Sidorukun, dan Kelurahan Lumpur Gresik.

PHE WMO tak hanya menggandeng BLK Surabaya saja tetapi juga dengan PT Birawida sebagai tenaga pelatih security dengan tingkat Gada Pratama.

Baca juga: Produksi Pengeboran Sumur Mudi-26 PHE TEJ di Tuban Capai 531 BOPD

Pelatihan diikuti 27 peserta dari Desa Sidorukun dan 13 peserta dari Kelurahan Lumpur.

Pelatihan security dilakukan karena pemuda-pemudi di wilayah Gresik setelah menyelesaikan pendidikan tingkat SMA rentan terhadap sulitnya mencari pekerjaan terutama saat masa pandemi Covid-19, sehingga banyak pemuda yang menjadi pengangguran.

Untuk mengantisipasi hal ini dilakukan pelatihan menurut kebutuhan pemuda-pemudi di wilayah binaan.

Baca juga: PHE WMO Kembangkan Eco Edu Wisata di Pesisir Utara Bangkalan, Nelayan Turut Andil Jaga Kelestarian

"Kami ingin pemuda Gresik terutama pemuda di desa binaan PHE WMO punya kesempatan kerja yang lebih baik dengan skill mumpuni yang mereka dapatkan di BLK Surabaya ini. Tujuan akhirnya bisa meningkatkan perekonomian keluarga mereka," ujar Sapto Agus Sudarmanto, Field Manager PHE WMO usai menghadiri pembukaan pelatihan di BLK Surabaya, Jumat (20/5/2022).

Sapto juga berharap pelatihan ini bisa mengurangi jumlah pengangguran dan membuka peluang bagi pemuda dan pemudi di Desa Sidorukun dan Kelurahan Lumpur Gresik untuk mendapatkan peluang kerja yang beragam.

"Pelatihan dapat dimanfaatkan untuk menambah kapasitas warga sehingga diharapkan mampu membuka peluang baru dan lisensi pelatihan dapat menambah kompetensi untuk dapat diterima bekerja pada perusahaan yang diminati oleh warga, Kegiatan ini melibatkan pemuda-pemudi dalam wilayah Gresik sebagai penggerak kegiatan (empowerment)," katanya.

Hal yang sama juga diamini oleh Siswanto, Kepala UPT BLK Surabaya yang mengakui pelatihan yang digelar selama 10 hari ke depan akan menjadi bekal bagi peserta untuk menemukan peluang kerja baru.

"Kami pun terus memantau para alumni BLK Surabaya untuk memastikan mereka mendapatkan informasi dan peluang kerja yang sesuai dengan kompetensi mereka," tambah Siswanto

Pembukaan pelatihan juga dihadiri oleh Kepala bidang pelatihan dan produktivitas Disnakertrans Provinsi Jatim, Sunarya SE. MM serta Kepala Sub bidang Bimas Polda Jawa Timur, AKBP Sutiyono.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved