Berita Gresik

Cegah PMK, Peternak di Gresik Beri Ramuan Khusus untuk Sapi-sapinya: Sudah dari Mbah-mbah Dulu

Cegah penularan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), peternak di Gresik berikan ramuan khusus untuk sapi-sapinya: Sudah dari mbah-mbah dulu.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Willy Abraham
Untuk mencegah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) menyerang hewan ternaknya, Wahono Yudho, peternak sapi asal Desa Kedungsumber, Kecamatan Balongpanggang, Gresik, memberikan ramuan khusus, Jumat (20/5/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Untuk mencegah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) menyerang hewan ternaknya, Wahono Yudho, memberikan ramuan khusus, Jumat (20/5/2022).

Peternak sapi asal Desa Kedungsumber, Kecamatan Balongpanggang, Gresik, itu mengatakan, ramuan dan pakan tradisional dipercaya mampu membuat sapi sembuh dari PMK.

Dia juga membersihkan kotoran di kandang. Baik kotoran padat maupun cair. Tujuannya menjaga kebersihan dan kesehatan sapi.

Gara-gara wabah PMK, dia rela menaruh perhatian lebih selama sebulan terakhir kepada sapi-sapinya karena takut terpapar.

Wahono juga memberikan pakan ekstra bagi sapinya. Dia meracik sendiri makanan sapi. Setiap seminggu sekali, dia mencampurkan bubuk kunir pada pakan sapi.

"Untuk jaga kondisi kesehatan, makanan dan lambung, kalau ada bau tidak sedap dari napas, kita kasih bawang putih, kita aduk di tempat makanan," ujar Wahono, Jumat (20/5/2022).

Kemudian dia juga mencermati bau dari napas sapi. Jika ada bau yang tidak sedap langsung diberikan tiga siung bawang putih, ditumbuk, dicampur kalsium.

"Hamil wajib dikasih kalsium agar lebih sehat," terangnya.

Racikan kepada sapi ini diperoleh turun temurun demi mencegah sapi terserang penyakit. Wahono juga memberikan pengasapan kecil atau bediang di sekitar area kandang sapi. Menyemprotkan sedikit cairan solar pada kaki sapi agar tidak ada lalat penyebab virus yang menempel.

"Sudah dari mbah-mbah dulu kita tidak bergantung obat-obat kimia," tambahnya.

Wahono kemudian memandikan sapi serta membersihkan kotoran sapi yang ada di sekitar area kandang. Sisa makanan sapi yang tidak habis harus langsung dibuang, agar tidak menimbulkan jamur.

Wahono mengatakan, agar kandang sapi tidak sampai satu atap dengan rumah. Harus terbuka serta sirkulasi udara harus bebas.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Gresik

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved