Punya Cita Rasa Khas, Kopi Makju yang Legendaris sampai Dibawa Jemaah Haji Asal Gresik ke Tanah Suci

kopi hitam ternyata juga menjadi favorit para jemaah haji yang berangkat ke Tanah Suci.

Tayang:
Penulis: Willy Abraham | Editor: Alga W
Istimewa
KOPI GRESIK - Jemaah haji Ahmad Shodiq hendak menyeduh Kopi Makju di hotel. 

Ringkasan Berita:
  • Kopi hitam ternyata juga menjadi favorit para jemaah haji yang berangkat ke Tanah Suci.
  • Seorang jemaah haji asal Kabupaten Gresik, Jawa Timur, sampai membawa Kopi Makju ke Tanah Suci.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Kopi legendaris sampai dibawa seorang jemaah haji asal Kabupaten Gresik, Jawa Timur, ke Tanah Suci.

Kopi Makju merupakan kopi legendaris yang terkenal bagi kalangan masyarakat, khususnya di wilayah Gresik Utara.

Baca juga: Semangat Sarmi Jemaah Haji Tertua dari Kabupaten Madiun, Tak Lupa Bawa Jimat ke Tanah Suci

Warung kopi (Warkop) Makju yang berlokasi di Desa Ngawen, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, cukup legendaris.

Terkenal dengan cita rasa pahit bercampur gurih yang khas dengan tekstur sajian kental, kopi hitam ternyata juga menjadi favorit para jemaah haji yang berangkat ke Tanah Suci.

Tidak sedikit warga yang menunaikan ibadah haji membawa bekal racikan kopi dari warkop tersebut.

Agar mereka tetap bisa menikmatinya saat berada di Mekkah maupun Madinah.

Salah satunya adalah Ahmad Shodiq, warga asal Desa Pegundan, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik.

Shodiq, sapaan akrabnya, sengaja membawa kopi racikan Makju ke Tanah Suci.

"Saya sengaja membawa empat ikat kopi racik dari Warkop Mak Ju, karena setiap hari sudah terbiasa ngopi di Warkop Makju, di situ setiap pagi," ujar Shodiq.

Sebagai informasi, racikan Kopi Makju memang memiliki cita rasa yang khas atau lain dari yang lain.

Maka tak heran jika setiap hari, warkop yang berada di tikungan Jembatan Ngawen tersebut ramai didatangi pengunjung, terutama di waktu pagi dan sore hari.

Meski dari luar bangunan, warkop di bawah jalan raya tersebut terlihat biasa saja.

Tetapi parkiran sepeda motor yang berjejer hingga arah jembatan menunjukkan betapa ramainya pecinta kopi legendaris yang datang.

"Rasanya khas, ngangenin, makanya saya bawa bekal biar bisa menikmati kopi Gresik selama di Tanah Suci Mekkah-Madinah," kata Shodiq.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved