Berita Kota Batu

Sidang Lanjutan Dugaan Kekerasan Seksual di SPI Kota Batu, JPU Hadirkan Dua Saksi dari Pihak Sekolah

Dalam sidang lanjutan dugaan kekerasan seksual di SPI Kota Batu, JPU hadirkan dua saksi dari pihak sekolah. Guru dan bagian perawatan sekolah.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Kukuh Kurniawan
Dua saksi dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kota Batu dalam sidang lanjutan pemeriksaan saksi perkara dugaan kekerasan seksual di Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu, yang digelar di Pengadilan Negeri Kelas I A Malang, Rabu (25/5/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Dua saksi dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kota Batu dalam sidang lanjutan pemeriksaan saksi perkara dugaan kekerasan seksual di Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu, yang digelar di Pengadilan Negeri Kelas I A Malang, Rabu (25/5/2022).

Sidang yang berlangsung di Ruang Sidang Cakra Pengadilan Negeri Kelas I A Malang itu dimulai pada pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.

Kasi Intelijen Kejari Kota Batu, Edi Sutomo mengatakan, dua saksi yang dihadirkan berinisial DTH dan S.

"Untuk sidang hari ini, ada dua saksi yang dihadirkan, yaitu inisial DTH dan S. Untuk saksi DTH, merupakan seorang guru di SPI Kota Batu. Sedangkan saksi S, adalah bagian pembangunan dan perawatan sekolah SPI Kota Batu," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Dirinya menjelaskan, keterangan kedua saksi yang dihadirkan, sesuai dengan fakta yang ada di berkas perkara dan berita acara.

"Keterangan saksi sesuai dengan fakta yang ada di berkas perkara dan berita acara. Dan di dalam persidangan, kedua saksi tidak begitu tahu dengan hal itu (perkara dugaan kekerasan seksual), karena memang tidak melihat dan mendengar secara langsung. Dan kedua saksi baru mengetahui, setelah membaca dari link berita," bebernya.

Dirinya juga menambahkan, sidang selanjutnya akan digelar kembali pada Kamis (2/6/2022) dengan agenda pemeriksaan saksi.

Baca juga: Komnas PA Pertanyakan Alasan Pemilik Sekolah SPI Kota Batu Tidak Ditahan, Begini Penjelasan Kejari

"Sebenarnya, sidang selanjutnya akan digelar pada Rabu (1/6/2022). Namun, karena hari tersebut adalah hari libur nasional, maka digeser pada Kamis (2/6/2022)," jelasnya.

Sementara itu, kuasa hukum pelaku JE, Jeffry Simatupang enggan berkomentar banyak terkait jalannya persidangan dan tetap bersikukuh bahwa kliennnya tidak bersalah.

"Kami berharap, persidangan ke depan berjalan dengan lancar. Itu saja, sampai kepada pembelaan, di saat waktunya kami untuk membuktikan," tandasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Kota Malang

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved