Berita Kabupaten Pasuruan
Banyak yang Saksikan Langsung Truk Tabrak Rumah-rumah, Warga Pasrepan Pasuruan Dapat Trauma Healing
Banyak yang saksikan langsung dump truk hilang kendali hingga tabrak rumah-rumah warga Pasrepan Pasuruan, warga dapat trauma healing. Sopir dihadirkan
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Galih Lintartika
TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Puluhan warga di Desa Pasrepan, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, menangis mendengar pengakuan sopir dump truk yang mengalami kecelakaan pada 18 Mei 2022.
Kecelakaan truk tersebut membuat 10 rumah mengalami kerusakan ringan, sedang dan parah.
Tak hanya itu, dua mobil, satu truk dan tiga sepeda motor juga rusak. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
"Maafkan kekhilafan saya, yang mengalami kecelakaan. Saya mohon maaf sebesar-besarnya, tidak ada batasnya. Saya mohon maaf atas ketidaksengajaan saya," kata MM, sopir dump truk di hadapan para korban, Minggu (5/6/2022).
Permohonan maaf itu membuat sejumlah keluarga yang menjadi korban kecelakaan menangis. Mereka sedih mendengar permohonan maaf yang disampaikan secara tulus dan ikhlas oleh sang sopir.
Maka dari itu, para korban secara sadar memaafkan sopir dump truk yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Satlantas Polres Pasuruan dalam kasus ini. Sopir dianggap lalai sehingga kendaraannya mengalami kecelakaan.
Kasatlantas Polres Pasuruan, AKP Yudhi Anugrah Putra mengatakan, trauma healing ini adalah upaya kepolisian dalam memberikan terapi ke para korban kecelakaan truk beberapa waktu lalu.
Disampaikan AKP Yudhi Anugrah Putra, dalam kecelakaan ini memang tidak ada korban jiwa. Namun, dalam kecelakaan itu banyak warga yang sempat melihat langsung truk itu hilang kendali menabrak rumah dan kendaraan bermotor.
Bahkan, beberapa di antaranya ada di dalam warung yang ditabrak oleh truk tersebut.
"Kami ingin sedikit membantu menghilangkan trauma kecelakaan kemarin, dengan cara memberikan trauma healing ini," katanya.
Menurut AKP Yudhi Anugrah Putra, diharapkan trauma healing ini sedikit membuat para korban rileks dan mulai bangkit dari ketakutan dan bayang-bayang kecelakaan yang menimpa mereka secara langsung.
"Kami juga hadirkan sopir dump truk di tengah-tengah para korban. Sopir juga sudah mengakui kesalahannya dan memintaa maaf secara tulus ikhlas ke mereka. Mudah-mudahan, ini memberi manfaat," ungkapnya.
AKP Yudhi Anugrah Putra berharap, kegiatan pendekatan terhadap keadaan psikologis keluarga maupun anak korban kecelakaan, bisa membuat mereka tidak terlarut dalam kesedihan pasca kecelakaan.
“Kami di situ juga memberikan ESQ (Emotional Spiritual Quotient) kepada pada korban dengan memberikan hiburan dari Zebra Band Polres Pasuruan dan juga mini game serta pemberian hadiah,” lanjutnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/trauma-healing-pada-korban-kecelakaan-dump-truk-di-Desa-Pasrepan-Kabupaten-Pasuruan.jpg)