Berita Surabaya

Jelang Akhir Pemberangkatan, Jemaah Haji Jatim Diminta Batasi Interaksi, Khawatir Terpapar Covid-19

Pemberangkatan Jemaah Haji Embarkasi Surabaya sudah memasuki hari ke 20. Berdasarkan jadwal pemberangkatan, kloter pamungkas jemaah haji Embarkasi Sur

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Ndaru Wijayanto
TribunJatim.com/ Fikri Firmansyah
Sejumlah 449 penumpang, terdiri dari 445 calon jemaah haji yang berasal dari Kota Tuban dan Bojonegoro dan 4 personil petugas haji berangkat dari Bandara Internasional Juanda menuju Bandara Internasional Pangeran Mohammad Bin Abdul Aziz, Madinah. Sabtu (4/6/2022). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemberangkatan Jemaah Haji Embarkasi Surabaya sudah memasuki hari ke 20. Berdasarkan jadwal pemberangkatan, kloter pamungkas jemaah haji Embarkasi Surabaya akan diterbangkan menuju Arab Saudi pada Sabtu (2/7/2022) pukul 21.15 WIB nanti.

Terkait hal tersebut, terdapat beberapa hal yang perlu menjadi perhatian jemaah haji ketika masih berada di domisili, di antaranya masalah kesehatan.

Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Husnul Maram menjelaskan, saat ini tinggal 10 hari lagi menjelang akhir pemberangkatan Jemaah Haji Embarkasi Surabaya.

"Kalau sudah masa terakhir ada yang sakit, sangat riskan bagi jemaah haji. Kami berharap tidak ada jemaah yang gagal berangkat dikarenakan sakit, karena membutuhkan perawatan di kloter kloter akhir," ujar Kakanwil, Rabu (22/6/2022).

Karena itu, dia mengimbau kepada jemaah haji yang masih berada di tanah air untuk menjaga kondisi kesehatannya sebaik mungkin. 

Baca juga: Tak Perlu Repot Bawa Air Zamzam dari Tanah Suci, Tiap Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Dijatah 5 Liter

"Belajar dari jemaah sebelumnya, Kabupaten Situbondo misalnya, ditemukan 4 jemaah yang hasil PCR nya positif Covid-19. Kami berpesan para jemaah selama menunggu keberangkatan untuk membatasi interaksi dan menjaga kondisi. Sehingga ketika berangkat semua jemaah dalam kondisi fit," terang Husnul.

Menurutnya, berdasarkan data dari Pulahta (Pengumpulan dan Pengolahan Data) PPIH Embarkasi Surabaya, jumlah jemaah yang positif Covid-19 hingga kloter ke 26 sebanyak 8 orang. 

Dari jumlah tersebut, 4 jemaah sudah negatif hasil PCR nya, sedangkan jemaah dari Situbondo masih menunggu waktu untuk dites PCR.

Hingga hari ini, PPIH Embarkasi Surabaya telah memberangkatkan 26 kloter dengan jumlah sebanyak 11.368 jemaah.

Adapun dua jemaah yang sempat dirawat di RSU Haji, kondisinya kini telah pulih. Hasil tes PCR kedua jemaah tersebut juga negatif sehingga sudah bisa diberangkatkan ke tanah suci.

"Alhamdulillah, 2 jemaah haji yang kemarin dirawat di RS Haji Sukolilo sekarang sudah sehat. Satu orang dari kloter 22 asal Kabupaten Sidoarjo akan diberangkatkan besok bergabung dengan kloter 27. Sedangkan satunya lagi, jemaah kloter 17 asal Kabupaten Pasuruan bersama pendampingnya akan berangkat bersama dengan kloter 30 nanti," tutupnya.
 

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved