Berita Gresik

Antisipasi PMK, Ternak Tanpa SKKH, Aparat Gresik Arahkan Putar Balik Truk Pembawa Hewan Ternak

Mencegah meningkatnya kasus penyakit kuku dan mulut (PMK) di Kabupaten Gresik, Kodim 0817 Gresik bersama Pemerintah Daerah melarang peternak yang

Penulis: Sugiyono | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Sugiyono
PENCEGAHAN – Tim gabungan meminta truk muatan hewan ternak sapi dari Kabupaten Lamongan dipulangkan saat masuk Gresik tanpa membawa SKKH, Rabu (6/7/2022). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Sugiyono

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK – Mencegah meningkatnya kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Gresik, Kodim 0817 Gresik bersama Pemerintah Daerah melarang peternak yang tidak membawa surat keterangan sehat hewan (SKKH) disembelih di rumah potong hewan di Gresik, Rabu (6/7/2022).

Pencegahan tersebut setelah jajaran Koramil 0817/15 Bungah bersama Muspika menemukan peternak sapi yang akan masuk melalui Pom Pam PMK di beberapa titik yang telah ditentukan.

Danramil 0817/15 Bungah, Kapten Cba Moh. Ridhon mengatakan, saat perjalanan di Jalan Raya Manyar depan SPBU menemui kendaraan truk berasal Kabupaten Lamongan. Rencananya, truk muatan hewan ternak sapi tersebut akan rumah potong hewan (RPH) di Gresik tanpa dilengkapi SKKH.

Karena saat ini Pemkab Gresik telah menetapkan larangan hewan ternak keluar masuk Gresik, sehingga hewan ternak tersebut tidak diperbolehkan masuk ke Kabupaten Gresik tanpa dilengkapi SKKH.

“Ini bertujuan menekan penyebaran penyakit PMK pada hewan ternak, karena Gresik betul-betul mencegah penyeraban penyakit PMK,” kata Ridhon. 

Baca juga: Hadapi Serangan PMK, Peternak di Tulungagung Jual Murah Sapinya, Harga Rp 25 Juta Jadi Rp 1 Juta

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved