Inspirasi Makeup Pengantin Paes Ageng, Riasan ala Putri Keraton Yogyakarta

Inspirasi makeup pengantin paes ageng, riasan ala putri Keraton Yogyakarta yang identik dengan riasan hitam di dahi yang bentuknya runcing.

Penulis: Melia Luthfi Husnika | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com/Twins Makeupartis
Makeup look paes ageng modifikasi karya Twins Makeupartis, 2022. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luthfi Husnika

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Satu di antara banyak pilihan inspirasi makeup pengantin adalah makeup paes ageng.

Riasan pengantin yang berasal dari Yogyakarta ini banyak digunakan untuk keluarga Keraton Yogyakarta saat melangsungkan acara sakral pernikahan.

Paes ageng ala pengantin Yogyakarta identik dengan pembuatan paes atau riasan hitam di bagian dahi yang bentuknya lebih runcing.

Berbeda dengan paes pengantin di daerah lain yang bentuknya lebih melebar dan cenderung oval di bagian ujung, paes ageng terlihat lebih lancip.

"Kalau paes seperti ala pengantin Solo putri itu kan riasan hitam di dahinya lebih ke oval, kalau paes ageng lebih runcing dan tegas. Ini yang membedakan paes ageng Jogja dengan lainnya. Menjadi salah satu ciri khas," ujar MuA Galih Setyo Jatmiko, Senin (11/7/2022).

Pemilik Twins Makeupartis ini menuturkan, yang membedakan riasan paes ageng dengan Jawa tradisional lainnya adalah pada bentuk alis.

Pada riasan paes ageng yang pakem, bentuk alis pengantin akan dibuat menyerupai tanduk rusa di bagian ujungnya. Alis ini dikenal juga dengan sebutan alis menjangan.

Karakter alis menjangan ini menggambarkan sosok yang cerdik, cerdas dan anggun. Seorang perempuan harus memiliki tiga karakter tersebut. 

Selain alis, yang tampak berbeda dari riasan ini, terdapat pada mata yang diberi celah-celah disebut jahitan mata. Fungsinya adalah agar mata tampak indah dan memberi kesan redup.

Meski riasan paes ageng ini dulunya hanya boleh digunakan oleh keluarga kesultanan, semakin berkembangnya zaman, riasan ini boleh dipakai oleh masyarakat umum.

"Namun kalau saat ini pengantin lebih suka paes ageng modifikasi. Jadi tidak semuanya pakem seperti riasan paes ageng yang sesungguhnya. Mereka (para pengantin) biasanya mengombinasikan dengan konsep riasan modern untuk menghasilkan look baru," kata Galih.

Paes Ageng Modifikasi

Konsep riasan paes ageng modifikasi, lanjut Galih, menggunakan 30 persen pakem dan 70 persen modifikasi. Pakem dipakai sebagai total look yang menonjolkan khas riasan paes ageng Jogja.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved