Berita Surabaya
Petugas Temukan 4 Karung Jeroan Sapi di Sungai, Pemkot Surabaya: Berdampak pada Lingkugan
Pemkot Surabaya menemukan warga yang membuang Rumen (jeroan) sapi atau kurban secara sembarangan
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Januar
Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Bobby Constantine Koloway
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Petugas masih banyak menemukan warga Surabaya yang membuang Rumen (jeroan) sapi atau kurban secara sembarangan pada momen peringatan Idul Adha tahun ini. Di antaranya, dilakukan di sejumlah Sungai di Surabaya.
Hal ini terungkap dari hasil penelusuran petugas di sejumlah sungai sejak Sabtu (9/7/2022) lalu. Tim menjumpai sejumlah oknum yang mencuci rumen di Sungai Ngagel.
"Ada di seberang SPBU Ngagel 6 titik dan di Ngagel 2 titik. Sebrang Marvel 2 titik, Sungai Peneleh 3 titik, dan Rolag Gunungsari 2 titik," kata Kepala BPBD Kota Surabaya Ridwan Mubarun.
Petugas lantas menghalau warga. Kepada petugas, warga beralasan belum mengetahui aturan larangan pembuangan limbah Rumen di sungai.
"Kami imbau agar tidak mencuci atau bahkan membuang di Sungai. Mereka lantas mengerti," ujarnya.
Baca juga: Wali Kota Eri Cahyadi Ungkap Syarat Pemotongan Hewan Kurban di Surabaya: Wajib Lapor Camat
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya Agus Hebi Djuniantoro juga turut menerjunkan tim. Hasilnya, empat karung Rumen ditemukan dibuang di sungai.
"Kami imbau agar tidak dilakukan. Ini akan berdampak pada lingkungan, apalagi saat ini tengah ramai wabah PMK (Penyakit Mulu dan Kuku)," karakter Hebi dikonfirmasi terpisah.
Wali Kota Eri Cahyadi pun berpesan kepada seluruh warganya. Limbah Rumen hewan kurban untuk tidak dibuang sembarangan.
Juga, rumen tidak mencuci Rumen di sungai. Selain tidak higienis, ini juga menyebabkan bau tidak sedap yang mencemari aliran sungai.
"Saya berharap masyarakat tidak membuang dan mencuci rumen atau jeroan itu (hewan kurban) di sungai. Tolong jangan cuci jeroannya di sungai, dijaga kebersihannya," kata Wali Kota Eri Cahyadi.
Wali kota yang akrab disapa Mas Eri Cahyadi itu berharap, di momen Idul Adha ini menjadi kesempatan untuk saling berbagi dan saling menjaga, terutama soal lingkungan.
Menjaga lingkungan menjadi tanggungjawab seluruh warga. "Jadi kalau bisa yo dijogo (dijaga) kebersihan sungai kita," ujar Cak Eri.
Selain itu, Cak Eri mengatakan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya juga menyediakan layanan jasa pembuangan rumen hewan kurban. Yaitu dengan cara menelpon Call Center (CC) 112 kemudian petugas DLH Kota Surabaya akan datang menuju ke titik lokasi warga yang membutuhkan bantuan pembuangan rumen.
"Nanti dikumpulkan jadi satu, setelah itu petugas dari DLH akan mengambil itu (rumen) kemudian dibuang ke TPS, di moment lebaran Idul Adha kali ini, mari kita saling berbagi dan saling menjaga perasaan satu sama dengan lainnya," imbuhnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/petugas-dari-pemkot-surabaya-melakukan-penyisiran-sungai-untuk-mengantisipasi.jpg)