Berita Malang

Pemkot Malang Ogah Tergesa-gesa Terapkan Satu Arah di Jalan Bromo, Semua karena 1 Hal

Pemerintah Kota Malang tak ingin tergesa-gesa dengan penerapan kebijakan satu arah di jalan Bromo. Apa penyebabnya?

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Rifky Edgar
Kondisi arus lalu lintas di Jalan Bromo Kota Malang 

Laporan wartawan Tribu Jatim Network, Rifky Edgar

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pemerintah Kota Malang tak ingin tergesa-gesa dengan penerapan kebijakan satu arah di jalan Bromo Kota Malang.

Penerapan satu arah ini telah direncanakan sejak lama oleh Pemkot Malang untuk menindaklanjuti adanya kawasan Kayutangan Heritage.

Akan tetapi, pelaksanaan penerapan satu arah ini tidak akan direalisasikan dalam waktu dekat ini oleh Dinas Perhubungan Kota Malang.

"Sebenarnya kebijakan penerapan satu arah ini telah dibahas sejak lama di forum lalu lintas. Tinggal pelaksanaannya saja," ucap plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Handi Priyanto kepada Surya, Selasa (19/7/2022).

Handi menyampaikan, bahwa penerapan satu arah di Jalan Bromo akan dilakukan, apabila penerapan satu arah di Jalan Basuki Rahmat (Koridor Kayutangan Heritage) juga diterapkan.

Baca juga: Jalan Nasional Lamongan Dicor dan Rawan Kemacetan, Pengendara Diimbau Pilih Jalur Alternatif

Dia menjelaskan, jika penerapan satu arah di Kayutangan Heritage diterapkan dari arah utara ke selatan, maka harus ada jalan lain yang harus diterapkan satu arah.

Oleh sebab itu, jalan Bromo yang nantinya bakal diterapkan menjadi satu arah untuk jalur dari selatan menuju ke utara.

"Kayutangan dari utara ke selatan. Tentu butuh arus balik ke selatan ke utara. Pasti dari Jalan Bromo," ucap pria yang juga menjabat sebagai Kepala Bapenda Kota Malang ini.

Sebelum penerapan satu arah itu dilakukan, pihaknya juga perlu untuk melakukan pembongkaran pedestrian jalan di daerah Jalan Bromo dan Jalan Semeru.

Penerapan satu arah tersebut kata Handi juga merupakan solusi akhir, untuk memperlancar arus lalu lintas.

Dia menjelaskan, bahwa di kota-kota besar, seperti di Bandung dan Yogyakarta saat ini banyak yang menerapkan satu arah.

"Satu arah ini juga kini diterapkan di Madiun. Di sana sudah tidak ada lagi macet. Pokoknya kalau di Kayutangan Heritage belum diterapkan satu arah, di Jalan Semeru ini tidak akan diterapkan satu arah," tandasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved