Berita Blitar

Pengakuan Penjual Miras di Blitar yang Tewaskan 2 Orang, Belajar Racik dari Ortu

Seorang penjual miras yang sudah tewaskan 2 orang di Blitar dicokok polisi. Pelaku belajar meracik miras dari sang ortu

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Samsul Hadi
Polisi menunjukkan barang bukti miras oplosan yang diproduksi tersangka di Polres Blitar Kota, Jumat (22/7/2022). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Samsul Hadi

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Satreskrim Polres Blitar Kota menangkap Gunawan, penjual minuman keras (miras) oplosan asal Jl Kelud, Kota Blitar.

Penangkapan Gunawan dilakukan setelah polisi mendapat laporan kasus dua orang meninggal dunia diduga akibat overdosis miras oplosan.

Dari hasil penyelidikan, kedua korban meninggal dunia setelah menenggak miras oplosan yang diproduksi Gunawan.

Kedua korban, yaitu, Stefanus Selan, warga Kelurahan Sentul, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar dan Haryono, warga Desa/Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar.

"Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan rumah sakit terkait ada orang meninggal dunia tidak wajar diduga overdosis miras oplosan," kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Argowiyono, Jumat (22/7/2022).

Baca juga: Sasar Warung-warung Wilayah Perbatasan Gresik, Petugas Sita Ratusan Botol Miras Berbagai Merek

Argo mengatakan dari laporan itu, tim melakukan penyelidikan dan melakukan otopsi terhadap korban.

Hasil otopsi ada indikasi korban meninggal dunia diduga akibat keracunan alkohol.

"Sebelumnya, kedua korban sempat minum miras bersama pada 7 Juli 2022. Lalu, korban merasakan pusing dan muntah. Sehari kemudian korban meninggal dunia," ujarnya.

Dikatakannya, dari hasil penyelidikan, polisi menemukan sisa miras di mobil milik salah satu korban, Haryono.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved