Berita Trenggalek

Kasus Pernikahan Anak di Trenggalek Melonjak, LPA Ungkap Faktor-faktor yang Berpengaruh

Kasus pernikahan anak di bawah umur di Trenggalek melonjak, Lembaga Perlindungan Anak (LPA) ungkap faktor-faktor yang mempengaruhinya.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Dwi Prastika
Tribunnews.com
Ilustrasi pernikahan - Kasus pernikahan anak di bawah umur di Trenggalek melonjak, Lembaga Perlindungan Anak (LPA) ungkap faktor-faktor yang mempengaruhinya. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Aflahul Abidin

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Data Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Trenggalek menunjukkan, jumlah perkawinan anak di bawah umur di Trenggalek sebanyak 956 pada tahun 2021.

Jumlah tersebut tergolong tinggi dan merupakan yang terbanyak dibanding daerah lain di Jawa Timur dalam tahun tersebut.

Tiga kecamatan di Trenggalek dengan kasus pernikahan anak tertinggi berada di Dongko (132), Panggul (121 kasus), dan Pule (199 kasus).

Wakil Ketua LPA Kabupaten Trenggalek, Endang Suprapti menjelaskan, tingginya angka perkawinan anak di Kabupaten Trenggalek dipengaruhi oleh beberapa faktor.

"Di antaranya budaya, status sosial ekonomi keluarga, pendidikan rendah, dan marriage by accident," kata Endang Suprapti, Senin (25/7/2022).

Catatan Tribun Jatim Network, jumlah perkawinan anak di Kabupaten Trenggalek pada 2021 melonjak signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Trenggalek, Endang Suprapti mengatakan, jumlah perkawinan anak di bawah umur di Trenggalek sebanyak 956 pada tahun 2021.
Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Trenggalek, Endang Suprapti mengatakan, jumlah perkawinan anak di bawah umur di Trenggalek sebanyak 956 pada tahun 2021. (Istimewa/TribunJatim.com)

Data Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Trenggalek mencatat, angka perkawinan anak pada 2020 sebanyak 456 kasus.

Artinya, ada kenaikan dua kali lipat dalam rentang setahun.

Menurut Endang, kondisi ekonomi selama pandemi Covid-19 dalam tiga tahun terakhir memang mempengaruhi meningkatnya jumlah perkawinan anak.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved