Berita Tuban

Kereta Kelinci Tak Bisa Sembarangan Melintas di Jalanan Tuban, Polisi Tak Segan-segan Menindak

Kereta kelinci atau kereta tayo tak bisa lagi sembarangan melintas di jalanan Tuban, polisi tak segan-segan menindak.

Penulis: M Sudarsono | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/M Sudarsono
Ilustrasi - Kereta kelinci atau sepur kelinci tak bisa lagi melintas bebas di jalur lalu lintas Kabupaten Tuban. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mochamad Sudarsono

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Kereta tayo atau kereta kelinci menjadi perhatian setelah insiden kereta kelinci tertabrak kereta api di perlintasan Desa Silebu, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Selasa (26/7/2022) siang.

Sejumlah penumpang dilaporkan meninggal dunia atas kejadian tersebut.

Kini, kereta kelinci atau sepur kelinci tak bisa lagi melintas bebas di jalur lalu lintas Kabupaten Tuban.

"Kita sudah kumpulkan para pemilik kereta tayo, mengimbau jalur-jalur yang boleh dilewati, mengingatkan kapasitas jumlah penumpang," kata Kanit Turjawali Satlantas Polres Tuban, Ipda Kistelya Ray Patayama, Senin (1/8/2022).

Perwira pertama itu menjelaskan, pihaknya rutin melakukan penindakan tayo yang mengangkut penumpang di jalan nasional, kabupaten/kota.

Selain tayo, tosa pengangkut anak sekolah atau penumpang lain juga ditindak, begitupun dengan pickup pengangkut orang.

Semua kendaraan barang pengangkut manusia akan dilakukan penindakan, termasuk becak motor (bentor) juga dalam perhatian.

"Tosa dan bentor trennya melintasi jalur Kecamatan Palang dan Bancar, sampai saat ini kita rutin lakukan penindakan di jalan tersebut," ungkap Ipda Kistelya Ray Patayama.

Dia menegaskan, sejatinya kereta tayo sama sekali tidak boleh melintas, karena menurut aturan, kendaraan tersebut merupakan barang hasil modifikasi yang mengubah spek kendaraan.

Di Tuban sendiri masih ada beberapa temuan, 1-2 kereta tayo yang dilakukan penindakan.

Hal ini bertujuan agar jalur lalu lintas bisa bebas Over Dimension Overload (Odol).

"Pemilik tayo agar menggunakan kendaraan di tempat wisata sesuai peruntukannya, jangan di jalan umum," pungkasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Tuban

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved