Berita Jember

Waspada Gelombang Tinggi di Laut Selatan Jember, Nelayan Diminta Lengkapi Diri Bawa Alat Keselamatan

Satuan Polisi Air Polres Jember mengimbau nelayan Jember berhati-hati ketika melaut di Laut Selatan Jember. Berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG, ket

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Ndaru Wijayanto
TribunJatim.com/ Sri Wahyunik
Jukung Aliya yang terbalik di Plawangan Pantai Pancer Puger, Senin (1/8/2022) yang menyebabkan satu orang nelayan meninggal dunia, dan dua orang selamat dan terluka. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sri Wahyunik

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Satuan Polisi Air Polres Jember mengimbau nelayan Jember berhati-hati ketika melaut di Laut Selatan Jember. Berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG, ketinggian ombak perairan selatan Jawa antara 2 meter - 4,5 meter.

Kepala Satpol Air Polres Jember AKP M Na'i mengimbau hal itu, apalagi setelah Senin (1/8/2022) siang terjadi kecelakaan perahu di Plawangan Pantai Pancer Puger, Jember.

"Saya mengimbau kepada semua nelayan untuk berhati-hati saat melaut, apalagi selama sepekan ini bahkan satu bulan ini, berdasarkan perkiraan BMKG terjadi gelombang tinggi lebih dari 2 meter, bahkan lebih dari 4 meter," ujar Na'i dalam pesan yang dikirimkan kepada Surya (Tribun Jatim Network), Senin (1/8/2022) malam.

Dia mengimbau nelayan melengkapi diri dengan peralatan keselamatan ketika pergi melaut. Perlengkapan itu antara lain pelampung, juga alat komunikasi.

Baca juga: Penampakan Ikan Pari Manta Raksasa yang Tersangkut Jaring Nelayan Lamongan, Sampai Diangkat 15 Orang

"Selalu pakai pelampung, utamakan keselamatan. Jangan lupa membawa alat komunikasi memadai. Sehingga jika terjadi apa-apa, bisa menghubungi petugas atau rekan-rekan sesama nelayan," tegas Na'i.

BMKG mengeluarkan perkiraan dan peringatan dini ketinggian gelombang di Perairan Selatan Jawa Timur atau Samudera Hindia selatan Jatim. Ketinggian gelombang antara 2,0 meter sampai 4,5 meter.

Sementara pada Senin (1/8/2022) siang, sebuah perahu jenis jukung dihantam ombak di Plawangan Pantai Pancer Puger, Jember.

Hantaman ombak membuat perahu itu terbalik. Tiga penumpangnya terjatuh ke laut. Hanafi yang bertugas sebagai nahkoda meninggal dunia setelah terhempas ombak, dan membentuk bebatuan di breakwater. Sedangkan dua ABK-nya yakni Ahmad Nur dan Agil B selamat dalam kondisi terluka.

Ketiga orang nelayan itu merupakan warga Desa Puger Kulon Kecamatan Puger. Perahu mereka terhempas ombak ketika akan berangkat melaut, saat baru keluar dari area Plawangan Puger.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved