Berita Jember
WACI 2022 di Jember Suguhkan Pecel Nganjuk Sampai Putri Mandalika, Ajak Penonton Keliling Indonesia
WACI 2022 di Jember suguhkan pecel Nganjuk sampai Putri Mandalika, penonton seakan diajak berkeliling ke berbagai daerah di Indonesia.
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sri Wahyunik
TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Lima DPD Asosiasi Karnaval Indonesia (Akari) berpartisipasi dalam Pagelaran Wonderful Artchipelago Carnival Indonesia (WACI) tahun 2022 di Jember, Sabtu (6/8/2022).
Mereka adalah DPD Akari Nganjuk, Kabupaten Malang, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Sulawesi Utara, dan Mandalika Lombok Tengah.
Pagelaran WACI dimulai dengan penampilan perkusi Jember, yang dilanjutkan dengan penampilan Komunitas Anak Bangsa. Barulah kemudian tampil peserta Kabupaten Nganjuk.
Nganjuk menampilkan tema Nusantara. 13 orang talent Nganjuk memakai kostum berbagai macam daerah di Indonesia.
Kostum itu didesain menjadi pakaian karnaval ala kelas Jember Fashion Carnaval (JFC). Pakaian daerah yang ditampilkan antara lain Kalimantan Timur, Lampung, juga Jawa. Kostum Garuda juga mewakili tema Nusantara.
Sedangkan kuliner yang dibawakan Nganjuk adalah pecel. Seorang talent memakai kostum bernuansa hijau, dibentuk seperti pincukan daun pisang wadah nasi pecel. Dia juga membawa sepincuk nasi pecel.
Setelah Nganjuk, tampil Kabupaten Malang. Malang menampilkan kekayaan flora dan fauna Malang, termasuk kekayaan Pulau Sempu.
Kemudian tampil wakil dari DPD Akari Provinsi Sulawesi Tenggara. Sulawesi Tenggara menampilkan kekayaan budaya dari tiga daerah, yakni Buton, Baubau, dan Konawe Utara.
Puteri Indonesia Runner Up V 2022 Arina Rezkyana Arfa tampil di tim Sulawesi Tenggara. Sebab Arina merupakan wakil dari Sulawesi Tenggara.
"Salam dari Sulawesi Tenggara. Jember indah sekali," ujarnya ke arah panggung awak media sambil tersenyum.
Sulawesi Tenggara menampilkan kekayaan sejumlah daerahnya.
Setelah Sulawesi Tenggara, ada Kabupaten Bandung Barat yang tampil dengan 22 orang talent. Mereka menampilkan tema Kujang.
"Tentu saja dengan semua kekhasan dan kekayaan Bandung Barat kami tampilkan," kata peserta dari Bandung Barat, Aida Ratu.
Penampil terakhir di WACI adalah Mandalika Kabupaten Lombok Tengah. DPD Akari Lombok Tengah menampilkan tema Putri Mandalika.
Putri Mandalika ditandu berjalan sepanjang runway WACI. Para penari menyuguhkan tarian mereka diiringi tetabuhan Gendang Beleq.
"Ada 40 penabuh yang mengiringi. Kami memakai musik live dari Gendang Beleq," ujar Ketua DPD Akari Lombok Tengah, Achmad Rifani kepada Tribun Jatim Network.
Melalui penampilan peserta WACI ini, penonton seakan diajak berkeliling ke berbagai daerah di Indonesia. Pengunjung disuguhi kekayaan budaya, kuliner, juga alam, dan kesenian dari para peserta WACI.
"Ini menjadi bukti jika karnaval bisa membangun persatuan, dan bisa mempersatukan Indonesia di kancah dunia," tegas Ketua DPP Akari, David Susilo.
WACI digelar pertama kali tahun 2018. Karnaval ini diinisiasi oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, yang digelar oleh Akari.
Pagelaran WACI dihelat di rangkaian Jember Fashion Carnaval (JFC).
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com
Kumpulan berita seputar Jember