Berita Bojonegoro

Atap Bangunan SD di Bojonegoro Runtuh, Siswa Terpaksa Numpang Belajar di Rumah Warga

Atap Sekolah Dasar (SD) Negeri Sumuragung 1, Kecamatan Baureno, Bojonegoro runtuh. Hal itu membuat para siswa mengalami gangguan belajar.

Penulis: M Sudarsono | Editor: Januar
TribunJatim.com/ M Sudarsono
Atap gedung SD Negeri Sumuragung 1, Kecamatan Baureno, runtuh, hingga membuat siswa-siswi belajar di rumah warga 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mochamad Sudarsono

TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Runtuhnya atap Sekolah Dasar (SD) Negeri Sumuragung 1, Kecamatan Baureno, Bojonegoro Nmembuat siswa-siswi setempat mengalami gangguan belajar.

Atap runtuh saat proses belajar mengajar berlangsung, pada Senin (8/8), meski demikian beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kepala SD Negeri Sumuragung 1, Suwito Adi Prasetyo, mengatakan bagian atap gedung runtuh di atas ruang guru sekira pukul 08.45 WIB, Senin lalu.

Saat kejadian berlangsung, dirinya sedang keluar menemui Kepala Desa setempat untuk berkoordinasi terkait suara acara.

Selain itu para guru juga sedang melaksanakan kegiatan belajar-mengajar di ruang kelas masing-masing, sehingga tidak ada korban dalam peristiwa tersebut.

Baca juga: Runtuh Sudah Status Warga Kampung Miliarder, Tak Sejahtera Malah Susah Makan, PT PRPP: Kami Komitmen

"Yang rusak laptop karena tertimpa reruntuhan," ujarnya kepada wartawan, Rabu (10/8/2022).

Ia menjelaskan, sebelum dirinya menjabat kepala sekolah di SD Negeri Sumuragung 1, memang kondisi atap gedung di sejumlah ruangan telah runtuh.

Sekitar tahun 2021, atap di ruangan kelas 6 runtuh.

Lalu pada awal tahun 2022, bagian atap yang ada di atas ruang kelas 3 dan 4 juga runtuh, sehingga tidak bisa difungsikan untuk kegiatan belajar mengajar siswa.

"Saat ini siswa kelas 3 dan 4 belajar sementara menumpang di rumah warga, karena kondisi ruang kelas yang tidak mungkin digunakan," ungkapnya.

Ia menambahkan, runtuhnya atap gedung sekolah akibat kondisi kayu yang digunakan rangka sudah lapuk dan banyak yang dimakan rayap.

Pihaknya juga telah melaporkan dan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro.

"Kepala sekolah yang lama sudah mengajukan agar segera ada pembangunan rehabilitasi gedung, hasil koordinasi dengan Korwil Dinas Pendidikan kabarnya akan direhab tahun ini," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Nur Sujito saat dikonfirmasi melalui ponselnya belum memberikan tanggapan.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved