Berita Kota Batu

JPU Meyakini Kasus Pelecehan Seksual Julianto Eka Putra di SPI Kota Batu Bukan Rekayasa

Jaksa Penuntut Umum (JPU) meyakini kasus pelecehan seksual di SPI Kota Batu dengan terdakwa Julianto Eka Putra bukan rekayasa.

Penulis: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com/Kejari Kota Batu
Suasana persidangan kasus dugaan pelecehan seksual dengan terdakwa Julianto Eka Putra (JE) di Pengadilan Negeri Malang dengan agenda pembacaan replik oleh JPU, Rabu (10/8/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kota Batu membacakan replik, jawaban atas pledoi, yang telah disampaikan pihak terdakwa kasus dugaan pelecehan seksual di Sekolah Selamat Pagi Indonesia atau SPI Kota Batu, Julianto Eka Putra (JE).

Dalam replik tersebut, JPU meyakini kasus pelecehan seksual tersebut bukanlah sebuah rekayasa.

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kota Batu, Edi Sutomo menerangkan, inti dari replik tersebut sebagaimana Pasal 182 Ayat 3 KUHAP. JPU secara bergantian membacakan replik yang berisi sanggahan terkait pledoi terdakwa maupun penasihat hukumnya.

"Perkara terdakwa Julianto Eka Putra alias Ko Jul bukan rekayasa, dan JPU yakin terhadap dakwaan maupun tuntutan yang sudah dibacakan dan diuraikan," ujar Edi Sutomo, Rabu (10/8/2022).

Pembuktian secara materiil dan analisis yuridis telah dituangkan dalam surat tuntutan. JPU meyakini bahwa perkara tersebut akan terbukti. 

"Maka dari itu, mari bersama-sama kita kawal dan lihat pertimbangan-pertimbangan apa yang lebih meyakinkan mejelis hakim dalam memutuskan perkara ini dengan adil," ungkapnya.

Tim JPU terdiri atas Yogi Sudharsono, Edi Sutomo, Maharani Indrianingtyas dan Muh Fahmi Barata.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Malang yang menangani perkara tersebut yakni Herlina Reyes, Guntur Kurniawan dan Syafrudin.

Penasihat Hukum terdakwa yang hadir di dalam persidangan yakni Philip Sitepu, Jefry Simatupang, Geofany, dan Dito Sitompul.

Sebagaimana Pasal 2 angka 2 PERMA No 4 Tahun 2020 tentang administrasi dan Persidangan Perkara Pidana di Pengadilan secara elektronik maka persidangan terdakwa Julianto Eka Putra alias Ko Jul dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting. Terdakwa mengikuti persidangan secara online dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas IA Lowokwaru Malang. 

Sidang berikutnya akan dilaksanakan pada Rabu 24 Agustus 2022 dengan agenda pembacaan duplik, yakni tanggapan terhadap replik oleh penasihat hukum terdakwa.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Batu

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved