Berita Surabaya

Tamu Hotel di Surabaya Tewas dengan Bercak Mencurigakan Disekujur Tubuh, Polisi Ungkap Fakta Ini

Penyebab tewasnya pria berinisial OB (41) warga Gunung Anyar, Surabaya, tamu hotel di Jalan Yos Sudarso, Embong Kaliasin, Genteng, Surabaya, Rabu (10/

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM/istimewa
Proses evakuasi tamu hotel di Surabaya yang ditemukan tewas di dalam kamar. Jasad korban dievakuasi menggunakan mobil ambulan BPBD Kota Surabaya untuk dibawa ke kamar mayat RSUD dr Soetomo. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Penyebab tewasnya pria berinisial OB (41) warga Gunung Anyar, Surabaya, tamu hotel di Jalan Yos Sudarso, Embong Kaliasin, Genteng, Surabaya, Rabu (10/8/2022) sore, diduga karena sakit. 

Hal tersebut diungkapkan Kapolsek Genteng Polrestabes Surabaya Kompol Andhika Mizaldy Lubis berdasarkan hasil olah TKP awal bersama Tim Inafis Polrestabes Surabaya

Namun, berdasarkan data tersebut, Kompol Andhika memastikan, dugaan merujuk pada adanya penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa, sementara tidak ada.  

"Mungkin sakit ya. Untuk mengarah ke pembunuhan sementara tidak ada," ujarnya saat dikonfirmasi TribunJatim.com, Rabu (10/8/2022) malam. 

Hal serupa juga dipertegas Kanit Reskrim Polsek Genteng Iptu Sutrisno. Bahwa hasil olah TKP dan visum luar yang dilakukan Tim Inafis Polrestabes Surabaya, tidak ditemukan bekas tanda mencurigakan yang terindikasi akibat penganiayaan pada tubuh korban. 

Baca juga: Curiga Tamu Tak Kunjung Check Out, Pegawai Hotel di Surabaya Dibuat Kaget saat Buka Pintu

Di singgung mengenai luka lebam yang terdapat pada beberapa bagian tubuh korban. Sutrisno memastikan, kondisi tersebut disebabkan karena proses fisiologi tubuh manusia yang sudah tidak bernyawa. 

"Hasil olah TKP Inafis kekerasan gak ada. Dia sendirian, sementara sendiri, cowok, 40 lebih (usia). Lebam mayat, hasil Inafis Polrestabes. Bukan (akibat disiksa benda tumpul)," katanya saat dikonfirmasi TribunJatim.com.

Mengenai penyebab pasti tewasnya korban. Iptu Sutrisno mengungkapkan, korban diketahui memiliki riwayat penyakit pada salah satu bagian organ pencernaannya, lambung, dan organ bagian dada, jantung. 

Hal itu didapati dari keterangan keluarga korban. Dan hasil olah TKP bersama Tim Inafis Polrestabes Surabaya yang juga menemukan barang bawaan pribadi korban masih utuh di dalam kamar, bahkan ditemukan sebuah obat sakit kepala. 

"Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan keterangan keluarga korban sebelumnya punya sakit lambung dan jantung. Barang-barang korban masih lengkap dan ada obat Panadol," pungkasnya. 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved