Berita Kota Malang

Bukan karena Kebakaran, Ini Alasan PMK Kota Malang Semprotkan Air di Jembatan Jalan Soekarno Hatta

Bukan karena kebakaran di bawah jembatan, ini alasan PMK Kota Malang semprotkan air di Jembatan Jalan Soekarno Hatta Malang. Lalu lintas tersendat.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Kukuh Kurniawan
Petugas UPT Damkar Kota Malang melakukan pembersihan tumpahan solar di Jembatan Jalan Soekarno Hatta, Malang, Kamis (11/8/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Viral postingan yang memperlihatkan dua unit mobil pemadam kebakaran sedang melakukan penyemprotan air di Jembatan Jalan Soekarno Hatta (Suhat), Kecamatan Klojen, Kota Malang, Kamis (11/8/2022).

Akibat penyemprotan tersebut, arus lalu lintas di lokasi menjadi tersendat.

Postingan tersebut mengatakan, penyemprotan dilakukan karena adanya kebakaran di bagian bawah jembatan.

Menanggapi postingan itu, Kepala UPT Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Malang, Teguh Budi Wibowo mengatakan, penyemprotan dilakukan bukan karena kebakaran.

"Jadi, bukan pemadaman kebakaran tetapi penyemprotan pembersihan tumpahan solar," ujarnya saat dikonfirmasi oleh TribunJatim.com, Kamis (11/8/2022).

Teguh Budi Wibowo menjelaskan, pembersihan itu dilakukan sebagai respons dari adanya laporan masyarakat.

"Kami menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 07.30 WIB, bahwa ada tumpahan solar yang membuat pengendara motor di Jembatan Jalan Soekarno Hatta terjatuh karena tergelincir. Setelah itu, kami kerahkan dua unit mobil PMK dan tujuh personel ke lokasi," jelasnya.

Sesampainya di lokasi, petugas PMK langsung melakukan pembersihan dengan melakukan penyemprotan air yang dicampur oleh deterjen bubuk.

"Dikarenakan kondisi jalan yang padat arus lalu lintas, kami dibantu oleh pihak kepolisian untuk menutup sebagian area yang terdampak tumpahan. Kami bersihkan jalan yang terdampak tumpahan dengan penyemprotan air dan penyapuan ke pinggir jalan, lalu dibuang ke sekitar tempat lubang saluran air," jelasnya.

Teguh Budi Wibowo menambahkan, dibutuhkan waktu kurang lebih 60 menit untuk melakukan pembersihan tersebut.

"Usai melakukan pembersihan, kami pastikan kembali tumpahan solar sudah tidak ada. Dan saat ini, arus lalu lintas di lokasi telah kembali lancar," tandasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Malang

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved