Berita Madura

Pegawai Puskesmas di Sumenep Teriak Minta Tolong hingga Warga Geger, Tiba-tiba Lompat dari Jendela

Gara-gara ulah suami, pegawai puskesmas di Sumenep Madura berteriak minta tolong hingga gegerkan warga, tiba-tiba lompat dari jendela.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Karyawan Perhutani di Pulau Kangean berinisial MS (32), warga Desa Sawah Sumur, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Sumenep, Madura, ditangkap polisi karena diduga melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) pada istrinya, AP, Rabu (10/8/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNJATIM.COM, SUMENEP - Karyawan Perhutani di Pulau Kangean berinisial MS (32), warga Desa Sawah Sumur, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Sumenep, Madura, ditangkap polisi karena diduga melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) pada istrinya, AP, Rabu (10/8/2022) sekitar pukul 23.30 WIB.

AP (32) yang merupakan pegawai puskesmas di Sumenep mengaku mendapat perlakuan kasar dari suaminya saat berada di rumah mereka di Desa/Kecamatan Kangayan, Sumenep, pada Minggu, 12 Juni 2022 sekitar pukul 12.30 WIB, dan dilaporkan ke polisi pada Kamis, 16 Juni 2022 sekitar pukul 14.00 WIB.

Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas mengungkapkan, kejadian bermula saat pelaku sedang duduk-duduk di teras depan rumahnya.

Korban bertanya pada sang suami apakah sudah makan.

Tersangka tidak menjawab pertayaan korban, tapi langsung masuk ke dalam rumah dan kemudian mengunci pintu depan dan pintu belakang rumah.

Setelah itu tersangka menuju ke dalam kamar tidurnya dan korban mengikuti dari belakang.

Pada saat di dalam kamar tidur, terjadi cekcok mulut antara korban dan tersangka, lalu tersangka keluar dari kamar menuju ruang tamu sambil menarik korban ke luar menuju ruang tamu.

Setelah berada di ruang tamu, tersangka langsung memukul korban dengan tangan kirin yang mengenai pelipis dan mata korban sebelah kanan.

Karena merasa kesakitan dan kepalanya terasa pusing, korban berteriak-teriak minta tolong. Namun korban tidak bisa kabur dan tidak bisa keluar dari dalam rumahnya karena pintu depan dan pintu belakang rumahnya sebelumnya sudah dikunci oleh tersangka.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved