Berita Kabupaten Mojokerto

Posbindu dan Vaksinasi Booster di 27 Puskesmas di Mojokerto, Bisa Periksa Gula Darah hingga Sadanis

Posbindu dan vaksinasi booster digelar serentak di 27 puskesmas di Mojokerto, ada pemeriksaan gula darah, asam urat, kolesterol hingga sadanis.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Mohammad Romadoni
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati meninjau pelaksanaan Pos Binaan Terpadu (Posbindu) Penyakit Tidak Menular (PTM) di Puskesmas Punggul, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Senin (15/8/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mohammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Pelaksanaan Gebyar Pos Binaan Terpadu (Posbindu) Penyakit Tidak Menular (PTM) dan Vaksinasi Covid-19 Booster di Puskesmas Punggul, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, dipantau langsung Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati, Senin (15/8/2022).

Acara tersebut dilaksanakan serentak di 27 puskesmas di Mojokerto.

Adapun sasarannya adalah 1.000 kelompok masyarakat sehat, berisiko dan penyandang PTM usia 15 tahun ke atas. Sedangkan vaksinasi booster ditargetkan sebanyak 1.500 orang.

Ikfina Fahmawati mengatakan, Posbindu PTM merupakan wujud peran dari masyarakat untuk melakukan deteksi dini, monitoring sebagai tindak lanjut faktor risiko PTM secara mandiri dan berkesinambungan.

"Posbindu PTM menjadi salah satu bentuk upaya kesehatan masyarakat yang selanjutnya berkembang menjadi upaya kesehatan bersumber daya masyarakat (UKBM) dalam pengendalian faktor risiko PTM di bawah pembinaan puskesmas," jelasnya di Puskesmas Punggul, Kecamatan Dlanggu, Senin (15/8/2022).

Menurut dia, sebagai penunjang kesehatan masyarakat, kegiatan Posbindu di antaranya mengecek tinggi dan berat, lingkar perut, tekanan darah, anamnesa yang berisiko serta pemeriksaan gula darah, asam urat, kolesterol.

"Untuk perempuan usia 30-50 tahun yang sudah menikah atau mempunyai riwayat berhubungan seksual berisiko maka dilakukan pemeriksaan sadanis dan cek IVA," ungkapnya

Bupati perempuan pertama di Mojokerto ini menjelaskan, capaian vaksinasi Covid-19 dosis ketiga masih jauh dari herd immunity, yakni mencapai 26,83 persen.

"Kita terus melakukan percepatan vaksinasi agar masyarakat kebal dan untuk mencapai herd immunity kita harus sudah melaksanakan vaksinasi dengan capaian 70 persen," ucap Ikfina Fahmawati.

Ia menegaskan perlunya sinergitas dan kolaborasi seluruh stakeholder untuk mensukseskan capaian dosis 3 booster tersebut.

"Meskipun vaksin sudah diberikan, kita tidak boleh lengah dan harus terus menerapkan prokes (protokol kesehatan), memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak," tandasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Mojokerto

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved