Penangkapan DPO Pencabulan Jombang

6 Saksi Akan Diperiksa dalam Sidang Kasus Pencabulan Mas Bechi, Ini Respons Penasihat Hukum Terdakwa

6 orang saksi akan diperiksa dalam sidang kasus pencabulan santri putri atas terdakwa Mas Bechi, begini respons penasihat hukum terdakwa.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Luhur Pambudi
Putra kiai salah satu ponpes di Jombang, Mas Bechi atau MSAT terdakwa pencabulan santri putri, di Kantor Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (15/8/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Enam orang saksi akan diperiksa dalam sidang lanjutan ke-8 dengan agenda pemeriksaan saksi atas terdakwa Moch Subchi Al Tsani (MSAT) alias Mas Bechi (41), anak kiai di Jombang, terdakwa kasus pencabulan santri di ponpes di Ploso Jombang, di Ruang Sidang Cakra, Kantor Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (22/8/2022). 

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang, Tengku Firdaus yang juga bertindak sebagai Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengatakan, seorang saksi urutan ke-4, telah diperiksa sejak pukul 09.00 WIB, hingga pukul 12.00 WIB, sebelum sidang diskors sementara untuk istirahat. 

Rencananya, saat sidang akan dilanjutkan kembali sekitar pukul 13.00 WIB, empat saksi baru, yakni saksi ke-5, 6, 7, dan 8 akan diperiksa di hadapan majelis hakim. 

Artinya, dalam sidang ke-8 pada hari ini, Tengku Firdaus berharap, enam orang saksi dapat rampung diperiksa. Sehingga proses persidangan agenda pemeriksaan saksi dapat dipangkas waktu pelaksanaannya. 

"Ini sidang diskors nanti kita menghadirkan lagi, ada lima saksi yang kita hadirkan. Saksi yang mengetahui, mendengar dan melihat sendiri. Hari ini. Mudah-mudahan bisa selesai. Ada enam selesai," ujarnya di lorong Kantor Pengadilan Negeri Surabaya

Mengenai kualifikasi saksi yang dihadirkan dalam sidang tersebut, Firdaus mengklaim, mereka merupakan saksi yang mendengar, melihat dan mengetahui adanya peristiwa yang didakwakan. 

"(Yang disampaikan) Lancar tegas, apa yang dia alami, dia dengar dan sampaikan. Ini saksi ke empat," pungkasnya. 

Sementara itu, Penasihat Hukum (PH) terdakwa Mas Bechi, I Gede Pasek Suardika memperkirakan, para saksi yang dihadirkan tadi dan nanti memiliki kualifikasi yang sama seperti saksi-saksi yang telah disidangkan sebelumnya. 

Yakni, bagi I Gede Pasek, adalah saksi yang tidak mengalami langsung peristiwa yang didakwakan. Melainkan hanya mendengar cerita atas peristiwa yang didakwakan tersebut, dari pihak lain. Atau disebut sebagai dalam KUHP sebagai saksi testimonium de auditu. 

Baca juga: Saksi Korban Tak Merespons Tantangan Sumpah Mubahalah, Penasihat Hukum Mas Bechi Singgung Karma

"Secara kualifikasi saksinya hampir sama dengan saksi sebelum. Artinya dia tidak mendengar atau melihat peristiwa langsung yang didakwakan," ujar I Gede Pasek, di depan pintu Ruang Sidang Cakra Kantor Pengadilan Negeri Surabaya

Sekadar diketahui, sidang tersebut dipimpin oleh Majelis Hakim, diketuai Hakim Sutrisno, Hakim Titik Budi Winarti, dan Hakim Khadwanto. Sedangkan, Panitera Pengganti, Achmad Fajarisman. 

Pantauan TribunJatim.com, sekitar pukul 09.00 WIB, terdakwa Mas Bechi telah masuk ke dalam ruang sidang. 

Setelah menyaksikan proses penyumpahan para saksi baru, Mas Bechi kembali dibawa keluar ruangan untuk dipindahkan ke ruangan lain, sesuai dengan keputusan Ketua Majelis Hakim Sutrisno, pada sidang beberapa waktu lalu. 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Jawa Timur

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved