Berita Madura

Tingkah Mencurigakan saat Buka HP, Pemuda di Pamekasan Diciduk saat di Kafe, Ternyata Main Judi Slot

Polres Pamekasan mengungkap kasus judi slot online (slot) di sejumlah kafe yang di kawasan Kota Pamekasan dan judi remi bakaran, serta judi gluduk di

Penulis: Muchsin Rasjid | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/Muchsin
Para pelaku kasus perjudian yang ditangkap aparat Polres Pamekasan, berjejer, saat ditunjukkan ke sejumlah wartawan Pamekasan, Selasa (23/8/2022). Pelaku diciduk saat nongkrong di kafe usai gerak-geriknya mencurigakan saat buka HP 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Muchsin

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASANPolres Pamekasan mengungkap kasus judi slot online (slot) di sejumlah kafe yang di kawasan Kota Pamekasan dan judi remi bakaran, serta judi gluduk di beberapa tempat. Dalan pengungkapan ini, sebanyak 16 tersangka yang terlibat ditangkap.

Kapolres Pamekasan, AKBP Rogib Triayanto, didampingi Kasubag Humas, AKP Nining DPS dan Kasatreskrim, AKP Eka Purnama, Selasa (23/8/2022) mengatakan, pengungkapan perjudian ini menindak lanjuti peritah kapolri untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat dengan memberantas segala bentuk perjudian, khususnya judi slot online.

“Dalam mengungkap kasus judi online ini, maupun judi lainnya yang sangat meresahkan masyarakat, anggota kami tidak serta merta langsung menangkap mereka, tetapi anggota melakukan penyedilidikan terlebih dulu,” kata Kapolres Rogib Triyanto.

Menurut Rogib Triyanto, dari 16 tersangka sebagai pelaku judi slot online, yakni AB (27), warga Desa Sopaah, Kecamatan Pademawu. MEA (41), warga Dusun Nyalaran, Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan. HAY (32), warga Desa Tegal Sari, Kecamatan Kaliwates, Jember dan WZ (29), warga, Desa Dasok, Kecamatan Pademawu, Pamekasan.

Baca juga: Gara-gara Jual Chip Domino, Pria Gondrong di Surabaya Ini Masuk Bui, Polisi: Diduga Bermain Judi

Sedang pelaku remi bakaran, yakni, S (49), MW (45), MLA (20), HS (23) dan MS (50), kelima tersangka ini, warga Dusun Utara, Desa Bulangan Timur, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan dan  M (38), warga Dusun Barat, Desa Bulangan Barat, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan.

Untuk pelaku judi gluduk atau judi dadu, yakni S (50) dan B (55), keduanya warga Dusun Karang Sambi, Desa Palampaan, Kecamatan Camplong, Sampang. MS (36) dan MS (22), keduanya warga Dusun Gubuk, Desa Teja Barat, Kecamatan Kota, Pamekasan. NY (35) dan H (44), warga Dusun Tengah, Desa Larangan Slampar, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan.

Kapolres menjelaskan, untuk judi oline, pelaku ditangkap ditangkap di beberapa kafe. Di antaranya di Kafe Legenda, Jl Stadion, berjarak sekitar 200 meter sebelah utara Mapolres Pamekasan. 

Kemudian Kafe di Tapsiun, Jl Trunojoyo, Pamekasan dan Kafe Bezkem, Jl Kemuning, Pamekasan.

“Pelaku judi online ini kami tangkap, di saat nongkrong di kafe. Tingkah mereka di saat membuka ponsel sudah mencurigakan. Karena pelaku nongkrong, bukan sekadar untuk ngopi, tapi bermain judi online,” tegas Rogib Triyanto.

Diuraikan, sejumlah barang bukti yang kini disita dari pelaku judi online, berupa empat buah ponsel, dari berbagai merek. Di dalamnya masing-masing ditemukan bukti transfer melalu M-Transfer. Tiga kartu Tahapan Xpress BCA warna kuning. Bukti slip transfer dan satu buah kartu ATM Mandiri.

Sementara dari pelaku judi remi bakaran, petugas menyita uang tunai sebesar Rp 1.308.000. Untuk judi gluduk, anggota menyita 3 buah dadu berukuran besar, sebuah tutup dadu, selembar beberan dadu yang terdapat 15 kotak berisi gambar titik putih dan merah, serta sebuah kartu ATM.

“Nah, untuk pemain judi remi bakaran dan judi glduduk, pelaku ditangkap di sebuah gardu di Dusun Utara, Desa Bulangan Timur, Kecamatan Pegantenan dan di areal persawahan di Dusun Lon Sambi, Desa Larangan Slampar, Kecamatan Tlanakan,” papar Rogib Triyanto.

Salah seorang tersangka judi online, saat ditanya Kapolres Rogib Triayanto, mengaku bermain judi online sudah tiga bulan. 

“Pekerjaa saya sebagai sales dari sebuah perusahaan. Saya main judi online ini, di kala saya ada waktu luang. Kadang saya menang, kadang pula saya kalah,” kata tersangka.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved