Berita Madiun

Harga Telur Ayam dan Telur Puyuh di Madiun Berlomba Naik, Pedagang Pasar Keluhkan Omzet Menurun

Harga Telur Ayam di Pasar Pagotan, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun masih terpantau tinggi dan berlomba naik dengan telur puyuh.

TRIBUNJATIM.COM/Sofyan Arif Candra
Harga telur ayam dan telur puyuh di Pasar Pagotan Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun berlomba naik 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Harga Telur Ayam di Pasar Pagotan, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun masih terpantau tinggi dan berlomba naik dengan telur puyuh.

Selama sepekan terakhir harga telur ayam terpantau naik turun dan kini berada di angka Rp 30 ribu per kilogram.

Belum lagi, harga telur ayam turun, telur puyuh juga ikut naik.

Seorang pedagang di Pasar Pagotan, Karsi mengatakan harga telur puyuh saat ini mencapai Rp 32 ribu per kilogram.

Kenaikan harga telur puyuh tersebut sudah terjadi sejak 4 hari terakhir.

"Sebelumnya Rp 28 ribu per kilogram, ini naik Rp 4 ribu menjadi Rp 32 ribu per kilogram," kata Karsi, Kamis (25/8/2022).

Akibatnya omzet penjualan Karsi pun menurun. Pelanggan mengurangi belanjaannya bahkan ada yang urung untuk beli dan memilih untuk menunggu harganya kembali turun.

Baca juga: Pengusaha Roti Bluder Madiun Keluhkan Tingginya Harga Telur Ayam, Kurangi Untung demi Jaga Kualitas

"Biasanya saya lima kilogram bisa habis sehari, ini dua hari saja belum habis," lanjutnya.

Ia sendiri tidak mengetahui penyebab naiknya harga telur puyuh tersebut begitu juga penyebab naiknya harga telur ayam.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved