Berita Probolinggo

Sepanjang Agustus 2022, Polres Probolinggo Ungkap 26 Kasus, Mulai Judi Online hingga Narkoba

Sepanjang bulan Agustus 2022, Polres Probolinggo berhasil mengungkap 26 kasus dengan 35 tersangka, mulai judi online hingga narkoba.

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Danendra Kusuma
Polres Probolinggo mengungkap sebanyak 26 kasus dengan mengamankan 35 tersangka sepanjang Agustus 2022, Jumat (2/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Danendra Kusuma

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Polres Probolinggo berhasil mengungkap 26 kasus sepanjang Agustus 2022. Dari puluhan kasus tersebut, polisi mengamankan 35 tersangka. 

26 kasus itu terdiri dari empat kasus judi online, satu kasus perjudian ayam, dua kasus pencurian dengan pemberatan, satu kasus illegal logging (penebangan pohon), delapan kasus penyalahgunaan narkotika, dan 10 kasus obat keras berbahaya. 

Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan, ia mengapresiasi kinerja anggotanya dalam mengungkap kasus yang menjadi penyakit masyarakat. 

Total dari lima kasus perjudian, diamankan 6 orang tersangka dengan barang bukti 24 lembar kertas rekapan judi, 5 unit handphone, dua kartu ATM, tiga ekor ayam, dan uang sebesar Rp 811.000. 

"Penyakit masyarakat ini harus kita berantas. Apalagi kasus perjudian, di mana akan membuat masyarakat semakin malas sehingga tidak mau bekerja dan hanya mengharapkan peruntungannya melalui judi online," katanya saat konferensi pers di halaman Mapolres Probolinggo, Jumat (2/9/2022). 

AKBP Teuku Arsya Khadafi mengungkapkan, kasus perederan dan penyalahgunaan narkotika juga menjadi perhatian. 

Sebab dari delapan kasus narkotika, diamankan 13 orang dengan barang bukti 81,34 gram sabu-sabu. 

Sementara untuk 10 kasus obat keras berbahaya, petugas berhasil mengamankan 12 tersangka dengan barang bukti pil jenis Trihexyphenidyl sebanyak 2.941 butir serta pil jenis Dextromethorphan sebanyak 614 butir. 

"Kasus narkotika ini menjadi perhatian kita bersama, sebab sangat merusak generasi bangsa. Apalagi para pelakunya ini ada yang menjadi guru dan mantan anggota dewan. Semestinya memberi pencerahan ataupun contoh yang baik bagi masyarakat," paparnya. 

Ancaman hukuman terhadap tersangka perjudian togel online Pasal 303 KUHP Sub Pasal 2 Ayat (1) UU RI Nomor 7 Tahun 1974 Tentang Penertiban Perjudian Jo Pasal 27 ayat (2) UU ITE Jo Pasal 45 ayat (2) UU No 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas UU No 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Dengan ancaman hukuman selama-lama 10 tahun penjara. 

Sementara, untuk penyalahgunaan narkotika, para tersangka terancam Pasal 114 Ayat Sub 112 UU RI No 35 tahun 2009 Tentang Narkotika dengan penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun atau pidana mati, atau pidana penjara seumur hidup. 

Sedangkan untuk kasus obat keras berbahaya para tersangka terancam Pasal 197 Sub 196 UU RI no 36 tahun 2009 Tentang Kesehatan dengan pidanan kurungan maksimal 10 tahun penjara.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Probolinggo

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved