Berita Tulungagung

Bangun Tidur Subuh-subuh, Pekerja di Gudang Proyek JLS Tulungagung Kaget Ponsel Raib

Bangun tidur Subuh-subuh, pekerja di gudang kontraktor proyek JLS Tulungagung kaget ponselnya raib, panik nomornya tidak aktif.

Penulis: David Yohanes | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
SPR (56) ditangkap personel Unit Reskrim Polsek Besuki Tulungagung, karena pencuri ponsel di gudang kontraktor proyek Jalur Lintas Selatan (JLS), Jumat (9/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, David Yohanes

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - SPR (56) ditangkap personel Unit Reskrim Polsek Besuki Tulungagung, karena pencuri ponsel di gudang kontraktor proyek Jalur Lintas Selatan (JLS).

Warga Desa Lubawang, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo ini mengambil ponsel salah satu pekerja saat tengah tidur, Rabu (17/8/2022). 

Menurut Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu M Anshori, korban atas nama Arifin (18) warga Kabupaten Trenggalek.

"Saat itu korban tidur pukul 03.45 WIB di gudang tempatnya bekerja sambil mengisi daya ponsel miliknya," terang Iptu M Anshori, Jumat (9/9/2022).

Namun saat terbangun pukul 05.00 WIB, ponsel merek Oppo tipe A55 warna hitam ini sudah hilang.

Korban sudah berusaha mencari alat komunikasi itu, namun tidak membuahkan hasil.

Saat dihubungi dengan telepon temannya, nomor di dalamnya sudah tidak aktif.

"Saat itu korban membuat pengaduan ke polisi, karena menduga ponselnya dicuri. Petugas lalu mulai melakukan penyelidikan," sambung Iptu M Anshori

Akhirnya lewat pelacakan panjang, personel Polsek Besuki berhasil menemukan ponsel milik korban.

Telepon pintar seharga Rp 3.000.000 ini ditemukan dalam penguasaan SPR.

Polisi menangkap SPR bersama ponsel milik korban, dan membawanya ke Mapolsek Besuki untuk dimintai keterangan.

"Dari penyidikan, SPR mengakui telah mengambil ponsel korban saat tertidur. Dia telah ditetapkan sebagai tersangka," ucap Iptu M Anshori.

SPR pun ditahan dan diancam dengan pasal 362 KUHPidana tentang pencurian.

Jika terbukti bersalah di pengadilan, SPR terancam hukuman penjara paling lama 5 tahun.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Tulungagung

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved