Berita Nganjuk

BNNK Nganjuk Bentuk Tim Terpadu P4GN, Tindak Lanjuti Permendagri dan SK Bupati

BNNK Nganjuk bentuk Tim Terpadu Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika menindaklanjuti Permendagri dan SK Bupati.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Achmad Amru Muiz
Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi saat memberikan arahan terhadap pembentukan tim terpadu P4GN Kabupaten Nganjuk dalam mencegah peredaran narkoba, Kamis (22/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Menindaklanjuti SK Bupati Nganjuk nomor 188/279/K/411.013/2022 tentang Tim Terpadu Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika Kabupaten Nganjuk, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Nganjuk gelar Workshop Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Kasubbag Umum BNNK Nganjuk, Setiawan mengatakan, pembentukan tim terpadu tersebut juga merupakan implementasi dari Permendagri nomor 12 tahun 2019 tentang Fasilitasi P4GN dan Prekursor Narkotika untuk semua pemerintah daerah.

"Kami berharap dengan disusunnya tim terpadu kecamatan, program P4GN di Kabupaten Nganjuk dapat menghasilkan output yang maksimal," kata Setiawan, Kamis (22/9/2022).

Sementara Kabid Poldagri dan Ormas Bakesbangpol Nganjuk, Atim Swasono mengatakan, ke depannya Tim Terpadu P4GN Kabupaten Nganjuk akan mengadakan sosialisasi di 20 sekolah di Kabupaten Nganjuk.

Hal itu dilakukan untuk menyasar sekolah dengan objek tujuan utama para siswa, yang dinilai sangat rentan akan potensi penyalahgunaan narkoba.

"Langkah ini dalam rangka menyiapkan generasi muda bangsa yang kuat terhadap ancaman bahaya narkoba dengan memberdayakan berbagai pemangku kepentingan di kecamatan dan desa," kata Atim Swasono.

Sebelumnya, Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi mengatakan, hingga saat ini persoalan narkoba merupakan hal yang bersifat urgen dan kompleks.

Untuk itu, perlu adanya kerja sama antarlembaga dengan masyarakat, dan komitmen dalam pemberantasan narkoba.

"Harus ada gebrakan, tidak hanya seremonial saja. Di mana dimulai dari kolaborasi, nantinya akan membentuk tim terpadu yang kuat dalam menangani dan mewujudkan Kabupaten Nganjuk bebas dari ancaman narkoba," tutur Marhaen Djumadi.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Nganjuk

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved