Tragedi Arema vs Persebaya

Tragedi Stadion Kanjuruhan, DPRD Jatim Ungkap Duka Mendalam, Minta Diusut Tuntas: Bentuk Tim Khusus

Ungkapan duka mendalam atas tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang Sabtu (2/9/2022), terus mengalir termasuk dari kalangan DPRD Jatim.

tribunjatim.com/PURWANTO
Aremania membopong korban kericuhan sepakbola saat laga antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 2022 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022). Puluhan orang meninggal dalam tragedi ini. Arema FC kalah melawan Persebaya Surabaya dengan skor 2-3. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ungkapan duka mendalam atas tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang Sabtu (2/9/2022), terus mengalir termasuk dari kalangan DPRD Jatim.

Kericuhan pasca pertandingan Arema vs Persebaya hingga menyebabkan korban jiwa capai ratusan orang itu, turut menjadi duka para wakil rakyat. 

Wakil Ketua Komisi E Hikmah Bafaqih mengaku turut prihatin pada peristiwa tersebut. Dia juga menyampaikan duka mendalam kepada seluruh keluarga korban.

"Menyampaikan turut berduka mendalam kepada korban dan keluarganya. Semoga Allah memberi ketabahan," kata politisi PKB saat dihubungi, Minggu (2/10/2022). 

Komisi E, lanjut Hikmah, berharap peristiwa tersebut dapat menjadi pembelajaran. Disamping perlu diusut tuntas penyebabnya.

Baca juga: 127 Korban Meninggal, Ini KRONOLOGI Kerusuhan usai Laga Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan

Baca juga: Tragedi Arema vs Persebaya, Ini Penjelasan Pakar Soal Bahaya Gas Air Mata: Nyawa Lebih Penting

"Evaluasi total atas penyelenggaraan pertandingan dan mitigasi risikonya. Kalau mitigasi disiapkan dengan tepat, tak perlu korban sampai jatuh. Apalagi sebanyak itu," ungkap politisi asal dapil Malang itu. 

Ungkapan duka juga disampaikan Lilik Hendarwati, politisi PKS yang merupakan anggota DPRD Jatim. Lilik turut menyampaikan rasa prihatin atas peristiwa memilukan itu.

"Harus segera dibentuk tim khusus untuk melakukan penyelidikan diluar pihak-pihak yang terlibat," jelasnya. 

Sebelumnya diberitakan, kerusuhan seusai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya dalam pekan ke-11 Liga 1 2022-2023 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022) mengakibatkan 127 orang meninggal dunia  . 

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta dalam konferensi pers di Malang, pada Minggu (2/10/2022). Dua diantaranya merupakan anggota Polri. 

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved