Berikut 9 Fly Over dan Underpass Megah yang Diinisiasi Ganjar Pranowo, Terbaru Ada FO Ganefo
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memedulikan infrastuktur jalan yang melintasi seluruh wilayahnya.
2. Fly over Palur yang didirikan di jalur utama Solo-Sragen
Fly over ini diresmikan Ganjar pada tahun 2016. Fly over Palur merupakan jalan layang di kawasan Soloraya dengan total panjang jembatan 624 meter (147 m jalan pendekat arah Surakarta, 330 m bentang utama struktur flyover, dan 147 m jalan pendekat arah Karanganyar).
Pembangunan fly over ini menelan dana Rp 91.429.976.000,00, di mana tahun 2012 pelaksanaan bangunan bawah pekerjaan pondasi bore pile dengan dana Rp 8.799.999.000,00 kemudian dilanjutkan pekerjaan bangunan atas multiyears di tahun 2013-2015 dengan anggaran Rp 82.629.977.000,00.
3. Fly over Dermoleng di Brebes
Ganjar meresmikan proyek infrastruktur Fly Over Dermoleng, Kabupaten Brebes, pada Rabu 25 Oktober 2017. Paket pembangunan Fly Over Dermoleng, Kabupaten Brebes untuk penyedia konstruksi PT Adhi – CDI KSO masa pelaksanaan 180 hari dengan nilai kontrak Rp 64.299.093.100,00.
4. Fly Over Klonengan, Kabupaten Tegal
Paket pembangunan Fly Over Klonengan, Kabupaten Tegal, diketahui untuk penyedia konstruksi PT Hutama – Maratama KSO, masa pelaksanaan 180 hari sejak 29 Desember 2016. Dengan nilai kontrak Rp 112.417.000.000,00. Fly over ini juga diresmikan pada 2017.
5. Fly Over Kesambi, Kabupaten Tegal
Ganjar juga meresmikan Fly Over Kesambi, Kabupaten Tegal pada Rabu 25 Oktober 2017. Paket pembangunan Fly Over Kesambi, Kabupaten Tegal, dengan penyedia konstruksi PT Abipraya – Eskapindo KSO, masa pelaksanaan 180 hari sejak 23 Desember 2016, dengan nilai kontrak Rp 58.716.900.000,00
6. Fly Over Kretek, Kabupaten Brebes
Paket Pembangunan Fly Over Kretek, Kabupaten Brebes, diketahui penyedia konstruksi PT Adhi – CDI KSO. Dengan masa pelaksanaan 180 hari sejak 23 Desember 2016, senilai kontrak Rp 82.987.679.500,00. Diresmikan Ganjar pada 2017.
7. Underpass Jatingaleh Kota Semarang
Pelebaran Jalan Teuku Umar-Jl Setiabudhi (Pembangunan Underpass Jatingaleh) Kota Semarang dilakukan sepanjang 1,300 kilometer. Pembangunan dilakukan melalui dana yang bersumber dari APBN TA 2015-2017 sebesar Rp 62.910.922.000,00.
Diresmikan awal tahun 2018, Ganjar mengatakan latar belakang dibangunnya underpass ini adalah adanya kemacetan arus lalu lintas yang jadi tradisi tiap tahun ketika arus mudik dan balik lebaran.
Adanya pembangunan ini diharapkan bisa mengatasi kemacetan yang sering terjadi di wilayah itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Berikut-adalah-9-fly-over-dan-underpass-megah-yang-sudah-diinisiasi-Ganjar.jpg)