Berita Terkini

Memahami Instrumen Investasi di Ajaib Sekuritas Saat Adanya Kemungkinan Resesi Ekonomi

Sejalan dengan kabar yang disampaikan Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani, bahwa diprediksi resesi global akan mulai terjadi pada tahun 2023

Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Januar
Istimewa/ TribunJatim.com
Ilustrasi menggunakan Aplikasi Ajaib Investasi. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Sejalan dengan kabar yang disampaikan Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani, bahwa diprediksi resesi global akan mulai terjadi pada tahun 2023, Financial Expert Ajaib Sekuritas, Yazid Muamar pun menyarankan agar ara investor harus mengetahui instrumen apa saja yang aman dalam berinvestasi pada masa resesi ini.

Yazid mencontohkan yang ada pada Ajaib Sekuritas sendiri. Ia mengklaim instrumen investasi yang tersedia di Ajaib Sekuritas tentunya dapat membantu meminimalisir dampak resesi ekonomi.

Itu karena, lanjutnya, yang pertama ada 'saham'.

Ia menjelaskan, investasi saham merupakan salah satu kegiatan penanaman modal berupa pembelian saham atau surat berharga perusahaan.

"Dengan membeli saham perusahaan, investor bisa menjadi salah satu pemilik perusahaan tersebut," ujar Yazid. Senin (3/10/22).

Baca juga: Berbagai Persiapan yang Harus Dilakukan Hadapi Resesi Ekonomi, Disiplin Keuangan hingga Tidak Panik

Dikatakannya, saham bisa menjadi tetap menarik meski keadaan resesi jika pemilihan saham dilakukan secara tepat. Sebaiknya pilihlah emiten dengan fundamental yang kuat. Namun demikian, perlu untuk memperhatikan laporan keuangannya, terutama pos laba rugi dan kewajiban jangka panjang perusahaan.

"Lalu pilihlah sektor yang tidak terkena dampak langsung Covid-19. Seperti saham-saham tahan banting yaitu emiten mie instan, telekomunikasi, dan lain sebagainya," sambung dia.

Adapun yang kedua, keberadaan 'Reksa Dana'.

Reksa dana merupakan salah satu instrumen investasi yang merupakan pola pengelolaan modal bagi sekumpulan investor untuk berinvestasi dengan bantuan Manajer Investasi (MI).

Reksa Dana menawarkan berbagai instrumen investasi dari yang berisiko rendah hingga tinggi dan dari instrumen yang cocok untuk jangka menengah hingga jangka panjang.

"Sebagai contoh, ada namanya Reksa dana pasar uang yang memiliki risiko minim dan cocok untuk investasi di bawah 1 tahun. Reksa dana pendapatan tetap atau obligasi yang cocok untuk investasi 1-3 tahun. Reksa dana campuran cocok diinvestasikan untuk 3-5 tahun dan memiliki risiko sedang. Sementara untuk reksa dana saham yang sesuai untuk investasi jangka panjang atau di atas lima tahun jika ingin mengambil risiko lebih," pungkasnya.

 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved