Berita Pemprov Jatim

Khofifah Luncurkan Inovasi Pembayaran Pajak Kendaraan, Makin Mudah Melalui Samkopi UMKM

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meluncurkan inovasi yang semakin mempermudah akses pembayaran pajak kendaraan yaitu SAMSAT Koperasi (SAMK

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/Fatimatuz Zahroh
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indae Parawansa saat peluncuran Samkopi UMKM, Selasa (4/10/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Fatimatuz Zahroh

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meluncurkan inovasi yang semakin mempermudah akses pembayaran pajak kendaraan yaitu SAMSAT Koperasi (SAMKOPI) UMKM. 

Samkopi UMKM ini merupakan layanan pembayaran PKB, SWDKLLJ dan pengesahan STNK Tahunan berbasis bigital bekerjasama dengan Koperasi UMKM se Jatim. 

Layanan ini bertujuan untuk mengembangkan usaha UMKM serta memberikan kemudahan pelayanan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

“Samsat Koperasi UMKM sifatnya win-win profit karena memudahkan masyarakat dan mempercepat akses pembayaran. Dan koperasi bisa meluaskan jenis usaha jasanya lalu UMKM juga bisa mendapatkan akses, incomenya bertambah. Pada saat yang sama Bapenda juga meluaskan layanan,” jelasnya, Selasa (4/10/2022). 

Inovasi Samkopi UMKM ini juga mendukung layanan One Pesantren One Product (OPOP) yang juga memiliki layanan Samsat. 

Menurutnya inovasi ini selaras dengan prediksi masa depan yang sempat dilontarkan Jack Ma bahwa di tahun 2030 diprediksi 99 persen UMKM di dunia akan berjalan secara online.

Di mana 85 persennya melalui e-commerce serta 80 persen ekonomi dunia akan ditopang oleh UMKM. 

Di Jatim, lanjutnya, UMKM sudah berkontribusi sebesar 57,81 persen pada Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB). 

“Penguatan dari berbagai sektor memang sudah harus saling berseiring. Guna memberikan ruang tumbuh kembang produktif bagi koperasi dan UMKM dimanapun,” tukasnya.

Untuk itu, lanjut Khofifah, ketika Koperasi dan UMKM telah masuk pada ekosistem digital, maka kini transaksi sudah tiada batasan.

Masing-masing daerah bisa melakukan transaksi dari mana saja sehingga bisa saling menguatkan.

"Masing-masing lini melakukan penguatan pada sektor digital ekosistem. Intinya sinergitas antar elemen strategis harus nyekrup. Supaya sinergitas dan signifikansi bisa berjalan dengan maksimal,” sambung Khofifah.

Dijelaskan Khofifah, sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo yang menyampaikan bahwa semua pihak punya tugas menjawab berbagai ancaman krisis.

Utamanya untuk mewujudkan terjadinya pengendalian inflasi dan meningkatkan daya beli masyarakat. 

“Saya yakin format di tiap daerah tentu tidak sama. Tapi semua berikhtiar untuk bisa mengendalikan inflasi dan meningkatkan daya beli masyarakat. Mudah-mudahan kita terus beriringan untuk mewujudkan Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat,” urai gubernur perempuan di Jatim ini.

Pada forum strategis yang bersamaan dengan tasyakuran HUT Bapenda Jatim ke-60 tahun, Gubernur Khofifah menyampaikan rasa syukur bahwa di usianya yang ke-60, kontribusi Bapenda sangat luar biasa.

Di tengah syukuran tersebut Gubernur Khofifah  mengajak audience  untuk ikhlas memanjatkan doa bagi para korban insiden Stadion Kanjuruhan beberapa hari lalu.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved