Tragedi Arema vs Persebaya

Inikah Sosok Tentara yang Tendang Kungfu Suporter? Diincar Jenderal Andika, Nasib Tak Akan Aman

Inikah ternyata sosok tentara yang tendang suporter di Kanjuruhan dengan gaya Kungfu dan viral di media sosial? Jenderal Andika tak tinggal diam.

Penulis: Ignatia | Editor: Sudarma Adi
Tribunnews.com
Jenderal Andika Perkasa yang ngamuk karena ada anggota TNI yang anarkis kepada suporter 

"Yang viral itu sangat jelas, tindakan di luar kewenangan.

"Kalau KUHP Pasal 126 sudah kena,” ucap Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dalam wawancaranya dengan Jurnalis KOMPAS TV Ikhsan Wangga, Senin (3/10/2022).

Baca juga: 30 Aremania Korban Tragedi Kanjuruhan Masih Dirawat di RSSA Malang, 7 Pasien Kondisi Berat di ICU

Dalam keterangannya, Jenderal Andika pun pastikan tak akan arahkan kasus tentara yang lakukan tendangan ala Kungfu ke suporter ini sebagai pelanggaran disiplin.

Baginya, tindakan tersebut sudah sangatlah berlebihan untuk dilakukan.

Jenderal Andika bahkan siap tindak tegas tentara lain yang jelas lakukan kekerasan atau tindakan di luar kewenangan.

Baca juga: Terus Pantau Data Korban Tragedi Kanjuruhan, Askab PSSI Sampang Sebut Tak Ada Warga Sampang

“Karena itu sudah berlebihan.

"Karena itu apabila ada video-video lain, yang beredar ada beberapa 2 - 3 versi.

"Tapi kalau ada video lain yang memperlihatkan secara clear kita akan bisa menindak lanjuti sebanyak mungkin,” kata dia menegaskan.

“Karena tidak boleh terjadi lagi dan bukan tugas mereka untuk melakukan, terlihat di video.” tandasnya.

Suasana salah satu tribun di stadion Kanjuruhan yang penuh gas air mata usai laga Arema FC vs Persebaya, Sabtu (1/10/2022). - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa janji tindak tegas seorang anggota TNI tendang suporter sepak bola di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur.
Suasana salah satu tribun di stadion Kanjuruhan yang penuh gas air mata usai laga Arema FC vs Persebaya, Sabtu (1/10/2022). - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa janji tindak tegas seorang anggota TNI tendang suporter sepak bola di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur. (Kolase Istimewa)

Menurutnya, apa yang dilakukan tentara ini pada suporter Arema FC ini bukan karena membela diri apalagi merespons serangan.

“Kalau yang dilihat viral kemarin kan bukan mempertahankan diri atau misalnya itu termasuk bagi saya ke tindak pidana, orang lagi tidak berhadapan tapi diserang,” kata Jenderal Andika.

Jenderal Andika pun berjanji tuntaskan soal tentara yang lakukan tendangan kungfu ke suporter Arema FC hingga besok sore.

Baca juga: Tangis Fathir Tak Terbendung di Patung Singa Kanjuruhan, Sesali Tak Bisa Selamatkan Adik Sepupu

“Kami tuntaskan sampai besok sore, kita janji esok sore sambil nunggu apabila ada video lain dikirim ke kami.

"Siapa tau ada penonton yang saat itu ambil video bisa menjadi bahan melengkapi investigasi dan proses hukum,” tegas Jenderal Andika.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved