Berita Jatim

Inovasi Aplikasi MTC Polda Jatim yang Mudahkan Warga Bayar Pajar Diganjar Penghargaan Gubernur

Inovasi aplikasi MTC Polda Jatim yang memudahkan warga membayar pajar diganjar penghargaan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Luhur Pambudi
Kasi STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Jatim, Kompol Nopta Histaris S menerima penghargaan sebagai inovator pelayanan publik SAMSAT 4.0: Transformasi ATM SAMSAT dari Gubernur Jatim, karena aplikasi Monitoring Tracking Checklist (MTC) Ditlantas Polda Jatim, Senin (3/10/2022) malam.  

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Inovasi layanan Kantor Bersama (KB) Samsat Jatim berbasis aplikasi Monitoring Tracking Checklist (MTC) Ditlantas Polda Jatim, diganjar penghargaan oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa

Aplikasi tersebut menyabet penghargaan sebagai The Best, inovator pelayanan publik Samsat 4.0: Transformasi ATM Samsat

Gubernur perempuan pertama di Jatim itu, memberikan langsung penghargaan tersebut secara simbolik kepada pejabat Utama (PJU) Ditlantas Polda Jatim, yang dilakukan di KB Samsat Jalan Manyar Surabaya, Senin (3/10/2022) malam. 

PJU yang menerima penghargaan adalah Direktur Ditlantas Polda Jatim, Kombes Pol M Taslim, yang diwakili Wakil Direktur Ditlantas Polda Jatim, AKBP Bambang.

Kemudian, Kasubdit Regident Ditlantas Polda Jatim, AKBP M Zainur Rofik, serta Kasi STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Jatim, Kompol Nopta Histaris S. 

"Inovasi pelayanan publik ini masing-masing sebenarnya merupakan penguatan dari digital ekosistem seperti yang dilakukan Jasa Raharja, Ditlantas Polda Jatim, dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jatim," ujar Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa

Mantan Menteri Sosial di era Presiden Joko Widodo itu menerangkan, Kakorlantas Mabes Polri, Irjen Pol Firman Santyabudi beberapa waktu yang lalu berkunjung ke Jatim untuk melakukan konsolidasi bersama Dirut Jasa Raharja, Kepala Beppeda, untuk melakukan sinergisitas dengan pihaknya sebagai kepala daerah guna memaksimalkan pelayanan publik. 

"Intinya adalah sinergitas antara Ditlantas Polda Jatim, Jasa Raharja dan Bapeda harus di-approve atau disetujui supaya sinergitas dan signifikansi seluruh proses pelayanan publik di kantor Samsat bisa semakin maksimal," pungkas mantan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan di era Presiden Abdurahman Wahid alias Gus Dur itu. 

Sementara itu, Kasubdit Regident Ditlantas Polda Jatim, AKBP Muhammad Zainul Rofik menambahkan, pihaknya berkolaborasi dengan Jasa Raharja dan Bappeda meningkatkan pelayanan dari inovasi yang telah dibuat yaitu MTC

"Kenapa MTC dibuat, supaya mempermudah, lebih transparan lagi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga masyarakat wajib pajak bisa memonitor melalui aplikasi di telepon pintar atau melalui barcode," ujarnya. 

AKBP Rofik menjelaskan, masyarakat wajib pajak tidak perlu menunggu dan mengantre, karena dari aplikasi MTC sudah tergambar proses perjalanan berkas mulai awal sampai selesai di Kantor Samsat

"Contohnya, masyarakat wajib pajak bisa menunggu awal proses hingga selesai di luar kantor Samsat. Ketika prosesnya sudah mendekati loket kasir, mereka bisa segera datang untuk membayar dan mengambil berkasnya," pungkasnya. 

Kemudian, Kasi STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Jatim, Kompol Nopta Histaris berharap, aplikasi MTC ini bisa lebih mempermudah, kemudian mengefektifkan waktu dari loket ke loket. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved