Tragedi Arema vs Persebaya
Aremania Suarakan Perdamaian Semua Suporter seusai Jalin Komunikasi dengan Pentolan Bonek Andi Peci
Aremania mulai mendengungkan perdamaian antar suporter pasca Tragedi Kanjuruhan yang telah menyebabkan 100 lebih suporter meninggal dunia.
Penulis: Rifki Edgar | Editor: Januar
Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Rifky Edgar
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Aremania mulai mendengungkan perdamaian antar suporter pasca Tragedi Stadion Kanjuruhan yang telah menyebabkan 100 lebih suporter meninggal dunia.
Pernyataan sikap ini disampaikan langsung oleh Anto Baret, usai dirinya melakukan komunikasi dengan pentolan Bonek Andi Peci melalui sambungan telepon.
Pernyataan sikap perdamaian ini nantinya tak hanya untuk Aremania dan Bonek saja, melainkan akan melibatkan seluruh elemen suporter di Indonesia.
"Saya sudah berbicara banyak dengan Andi Peci. Alangkah indahnya kalau pernyataan perdamaian ini didatangi oleh seluruh kubu Suporter di Indonesia," ucapnya saat menggelar konferensi pers, Sabtu (8/10/2022).
Aremania pun siap memfasilitasi kedatangan suporter-suporter di seluruh Indonesia untuk pernyataan sikap perdamaian nanti.
Dia mengatakan, bahwa sebenarnya perdamaian ini muncul atas jiwa dan nurani dari para suporter sendiri pasca insiden Tragedi Kanjuruhan.
Hal ini terbukti, dengan sikap damai suporter di Jawa Tengah dan Yogyakarta, atau di wilayah Mataram, antara Pasoepati, Brajamusti, dan Slemania.
Ketiga unsur suporter ini pun sepakat berdamai. Mereka juga mendoakan korban tragedi Kanjuruhan dengan berkumpul bersama-sama.
Baca juga: Cara Mensos Risma Tenangkan Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan Asal Tulungagung, Janjikan 1 Hal
Bahkan perdamaian antara suporter di Jawa Tengah dan Yogyakarta ini disebut 'Mataram Is Love'.
"Perdamaian ini gaiso dipenggak, ini panggilan jiwa. Energi perdamaian sudah muncul di seluruh Indonesia, karena semua prihatin. Mari kita sudahi pertengkaran ini. Untuk apa terus bertengkar," ujarnya.
Rencananya, pernyataan sikap perdamaian ini akan dilakukan dalam waktu ini.
"Tunggu tanggal mainnya untuk kesepakatan damai bersama. Karena tanpa di suruh pun seluruh suporter sudah melakukan perdamaian. Mereka berkumpul bersama dengan elemen suporter lain untuk melakukan doa bersama. Suporter kini mulai sadar, bahwa lawan mereka bukan sesama suporter. Tapi adalah gas air mata," tandasnya.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Anto-Baret-kanan-saat-melakukan-konferensi-pers-dengan-media-pada.jpg)