Berita Kota Batu

Progres Jalan Tembusan Sisir-Pandanrejo Kota Batu Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung November

Progres pembangunan jalan tembusan Sisir-Pandanrejo Kota Batu capai 65 persen, ditargetkan bisa rampung akhir November.

Penulis: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Benni Indo
Alat berat yang beroperasi melakukan pengerasan lahan dengan kontur yang menanjak dalam pembangunan jalan tembusan Kelurahan Sisir menunju Desa Pandanrejo, Kota Batu, Kamis (13/10/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, KOTA BATU - Progres pembangunan jalan tembusan yang menghubungkan Kelurahan Sisir menunju Desa Pandanrejo, Kota Batu, telah mencapai 65 persen.

Pekerjaan saat ini dalam tahap pemasangan box culvert serta penataan jalan.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu memasang box culvert di atas jaringan irigasi sepanjang 400 meter. Pemasangan itu untuk memperlebar badan jalan di bagian yang menanjak.  

Di lokasi, terlihat satu unit alat berat yang beroperasi melakukan pengerasan lahan dengan kontur yang menanjak.

Akses jalan alternatif itu totalnya sepanjang 1 kilometer dengan lebar 8-12 meter. 

Pada tahap pertama terealisasi sepanjang 470 meter dengan anggaran yang dikucurkan senilai Rp 5,2 miliar dari pagu anggaran Rp 8 miliar. Kemudian, dilanjutkan tahap kedua pada Agustus lalu sepanjang 590 meter dengan nilai anggaran Rp 4,7 miliar.

Kepala Dinas PUPR Kota Batu, Alfi Nur Hidayat menerangkan, proyek kemungkinan besar akan diresmikan pada November 2022.

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko rencananya akan meresmikan secara langsung.

"Kami bekerja ekstra agar sistem jaringan jalan itu bisa sesegera mungkin dioperasikan. Ditargetkan jalan alternatif  pengurai kemacetan itu rampung pada akhir November atau Desember 2022," tegas Alfi Nur Hidayat, Kamis (13/10/2022).

Di dekat lokasi proyek, DPUPR Kota Batu juga membangun jalan tembus menghubungkan Kelurahan Sisir dengan Kelurahan Temas. Pembangunan  jalan tembus tersebut sebagai ring road Kota Batu, untuk mengurai kemacetan wisatawan. 

Karena selama ini, terutama saat masa libur, kemacetan terjadi di jalan protokol.

Selain untuk mengurai kemacetan, pembangunan jalan tembus bagian dari pemerataan pembangunan. Sehingga akses yang melewati desa-desa betul-betul bisa mendukung mobilitas masyarakat.

Baca juga: Sejumlah Kegiatan HUT Kota Batu ke-21 Diundur untuk Hormati Duka Tragedi Kanjuruhan Malang

“DPUPR mempunyai posisi yang penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pembangunan dan perawatan jalan sebagai prasarana distribusi lalu lintas barang dan manusia maupun sebagai prasarana pembentuk struktur ruang wilayah,” imbuhnya.

Kepala Desa Pandanrejo, Abdul Manan menjelaskan, fasilitas pariwisata di desanya telah terbangun sebanyak 80 persen. 

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved