Pembunuhan Brigadir J

Ternyata Benar Putri Candrawathi Fitnah Brigadir J, Anah Buah Ditipu, Ferdy Sambo Muntab Cek CCTV

Ternyata memang benar Putri Candrawathi memfitnah Brigadir J lewat cerita adanya pelecehan yang terjadi di rumah dinas, semua anak buah Sambo tertipu.

Penulis: Ignatia | Editor: Sudarma Adi
Kompas TV
Putri Candrawathi yang hadir di persidangan atas kasus Brigadir J yang dibunuh, persidangan sejak Senin (17/10/2022) dan Kamis (20/10/2022). 

TRIBUNJATIM.COM - Ternyata Putri mengarang cerita dilecehkan Brigadir J alias Yosua Hutabarat di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

Dalam dakwaan itu, aksi pelecehan tersebut yang awalnya disebarkan oleh Ferdy Sambo Cs untuk mendukung skenario aksi tembak menembak seperti yang tersebar.

Kini terungkap dalam salinan dakwaan bahwa Putri memfitnah Yosua Hutabarat dengan menyebutkan pelecehan.

Dikutip Tribun Jatim dari live streaming sidang Kompas TV, istri Ferdy Sambo atau Putri menipu anak buah Ferdy Sambo sang suami, Brigjen Benny Ali sesaat setelah pembunuhan terjadi.

Cerita karangan Putri tersebut kemudian disebarkan ke rekannya, Brigjen Hendra Kurniawan yang bertugas menemui keluarga Brigadir J.

Baca juga: Sambo Murka Brigadir J Disebut Masih Hidup di CCTV, Anak Buah Nurut Disuruh Hapus Bukti: Sudah Ndan!

Menurut salinan dakwaan yang diterima Tribun Jatim via TribunWow.com, Ferdy Sambo membeberkan skenario tembak-menembak untuk menutupi kasus.

Sementara Putri, turut berperan mendukung suaminya dengan menceritakan kisah pelecehan palsu di TKP rumah dinas Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Kepada Benny Ali, Putri mengaku sudah dilecehkan Brigadir J pada Kamis (8/7/2022).

"Benny Ali sudah bertemu dengan Putri Candrawathi di kediaman JI. Saguling Ill No.29, Duren Tiga, Jakarta Selatan, dan Putri Candrawathi menceritakan kepada Benny Ali benar telah terjadi pelecehan," bunyi surat dakwaan tersebut dikutip Tribun Jatim dari TribunWow.com, Kamis (20/10/2022).

Baca juga: Putri Candrawathi Jalani Sidang Bersama Ferdy Sambo Hari Ini, Kondisinya Mengkhawatirkan: Depresi

Menurut Putri, dirinya terbangun ketika Brigadir J melakukan aksinya dan langsung berteriak.

Alih-alih kabur, Brigadir J justru menodongkan pistol dan mencekik leher atasannya tersebut.

Adapun di rumah tersebut, Putri juga didampingi ajudan lain, Ricky Rizal alias Bripka RR, Richard Eliezer alias Bharada E dan ART Kuat Maruf.

"Nofriansyah Yosua Hutabarat telah memasuki kamar Putri Candrawathi dan sedang meraba paha sampai mengenai kemaluan Putri Candrawathi, akan tetapi Putri Candrawathi terbangun dan kaget sambil berteriak," bunyi dakwaan tersebut.

"Korban Nofriansyah Yosua Hutabarat menodongkan senjata apinya ke Putri Candrawathi sambil mencekik leher dan memaksa agar membuka kancing baju Putri Candrawathi."

Putri Candrawathi saat memberikan keterangan kepada awak media di Gedung Bareskrim Polri.
Putri Candrawathi saat memberikan keterangan kepada awak media di Gedung Bareskrim Polri. (YouTube Kompas TV)

Seperti yang diceritakan Benny Ali pada Hendra, Brigadir J kemudian panik saat Putri berteriak kedua kalinya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved