Arti Kata

Arti Kata Apokaliptik, Dugaan Keyakinan 1 Keluarga Tewas di Kalideres, Kriminolog: Bukan Kelaparan

Tewasnya satu keluarga di Kalideres semata-mata karena kelaparan adalah sangat tidak mungkin. Kriminolog menyebut ada keyakinan apokaliptik.

Tribunnews.com/Rahmat
Rumah TKP satu keluarga tewas di Kalideres Jakarta Barat, pada Minggu (13/11/2022) terlihat sudah dipasangi garis polisi dan plastik agar udara dari dalam rumah tidak keluar. Kriminolog Universitas Indonesia (UI) Adrianus Meliala menduga empat anggota keluarga yang tewas tersebut memiliki keyakinan apokaliptik. 

TRIBUNJATIM.COM - Tragedi satu keluarga di Kalideres ditemukan tewas masih menyimpan misteri.

Terbaru, ada dugaan jika keluarga tersebut punya keyakinan apokaliptik.

Hal tersebut dilontarkan oleh Kriminolog Universitas Indonesia, Adrianus Meliala.

Diketahui, satu keluarga yang meninggal dunia ada empat orang.

Suami istri serta anak perempuan dan ipar ditemukan tak bernyawa dalam keadaan lambung kosong dan tak ditemukan makanan dan air minum di rumah tersebut.

Selain itu kulkas di rumah mereka juga tak ada makanan.

Pakar pun memiliki pendapat liar mengenai kondisi ini.

Baca juga: VIRAL TERPOPULER: Pria Tak Sadar 77 Tahun Peluru Bersarang di Leher - 1 Keluarga Tewas di Kalideres

Dikutip dari Tribunnews.com, Kriminolog Universitas Indonesia (UI) Adrianus Meliala menduga empat anggota keluarga yang tewas tersebut memiliki keyakinan apokaliptik atau keyakinan terhadap akhir dunia.

“Jangan-jangan dari keempatnya penganut paham akhir dunia atau apokaliptik dan mencabut nyawa dengan cara yang ekstrem,” ujar Adrianus Meliala, Sabtu (12/11/2022).

Adrianus menyebut, tewasnya satu keluarga semata-mata karena kelaparan dan tidak punya uang untuk makan adalah sangat tidak mungkin.

Adrianus berpendapat mereka tinggal di perumahan kelas menengah dan memiliki aset untuk dijual.

Adrianus Meliala justru menilai ada unsur kesengajaan dalam peristiwa ini.

“Saya bayangkan bunuh diri dengan melaparkan diri tetapi saya tidak yakin orang mampu melakukan tindakan seperti itu karena pasti lama dan menyakitkan,” ujarnya, dikutip dari Tribun Jakarta.

Ia justru menduga ada tindakan pelaparan.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved