Berita Mojokerto
Perbaikan Darurat Jembatan Ambrol di Jatirejo Mojokerto Masih Tunggu Kajian Rekomendasi DPUPR
Jembatan ambrol di Jatirejo Mojokerto membutuhkan perhatian khusus dari Pemerintah Daerah terkait penanganan sementara.
Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Arie Noer Rachmawati
Jika dinilai tidak layak dilewati kendaraan maka harus menunggu perbaikan permanen.
"Kita menunggu kajian dari PU (Jembatan) bisa dilewati apa tidak kalau PU sudah tidak berani merekomendasikan berarti ya roda dua maupun lebih ya tidak boleh lewat," kata Harfendy.
Saat ini masih belum dilakukan penanganan darurat di jembatan tersebut.
Warga memasang bambu dan karung sebagai penanda jalan ditutup tidak bisa dilewati kendaraan.
"Penanganan hanya sebatas penghalauan supaya orang tidak melintas karena kita masih menunggu rekomendasi untuk penanganan darurat dari PU," pungkasnya.
Seperti yang diketahui, sebuah jembatan ambrol hingga memutus akses jalan di Dusun Kanigoro, Desa Bleberan, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.
Akibatnya, jembatan penghubung antar Dusun Kanigoro-Dusun Legundi dan Dusun Sempu panjang sekitar 6 meter x dua meter tersebut kini tidak bisa dilewati kendaraan.
Baca juga: Jumlah Pengunjung Wisata Alam di Dlundung dan Padusan Mojokerto Anjlok, Efek Cuaca Ekstrem
Tampak lubang menganga sekitar 2 meter x satu meter di tepi jembatan.
Warga memasang bambu dan karung sebagai tanda jalan dan jembatan ditutup tidak bisa dilewati.
Dari informasi yang dihimpun, jembatan ambrol terjadi pada, Sabtu 12/11/2022) sekitar pukul 18.00 WIB kemarin.
Penyebab jembatan ambrol diduga akibat pondasi tergerus aliran sungai Jabung dan diperparah truk muatan pakan ternak yang melewati jembatan tersebut.
Berita Mojokerto lainnya
Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunJatim.com