Berita Jember
Dalam Dua Hari, 4 Kecamatan di Jember Dilanda Banjir Akibat Luapan Air Sungai
Beberapa kecamatan di Kabupaten Jember dilanda banjir, akibat luapan air sungai saat hujan deras.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Imam Nawawi
TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Minggu terakhir November 2022, beberapa kecamatan di Kabupaten Jember dilanda banjir, akibat luapan air sungai saat hujan deras.
Tercatat setidaknya ada empat kecamatan yang mengalami genangan air yang cukup tinggi, dalam sepekan terakhir.
Pertama di Desa Ngampelrejo Kecamatan Jombang, Jember ratusan rumah warga tergenang air hingga satu meter, akibat luapan Sungai Plandingan, Minggu (27/11/2022).
Kedua di Desa Rambigundam, Desa Rambipuji/Kecamatan Rambipuji puluhan rumah warga tergenang air, akibat luapan Sungai Dinoyo, Senin (28/11/2022).
Serta warga yang tinggal di Perumahan Bumi Mangli Permai dan Mangli Residen, Kelurahan Sempusari Kecamatan Kaliwates juga dilanda banjir akibat luapan air Sungai Semanggir, Senin (28/11/2022)
Serta sebagian warga Desa Wonoasri Kecamatan Tempurejo, juga terdampak banjir akibat luapan Sungai Mayang, Senin (28/11/2022).
Baca juga: Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Ekotren, Ganjar Pranowo Dapat Dukungan Ratusan Santri di Jember
Baca juga: UMP Jatim 2023 Naik 7,8 Persen, Pemkab Jember Belum Tetapkan Besaran UMK, Ini Sebabnya
Menanggapi hal ini, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Sigit Akbari mengakui, banjir yang hampir merata memang tadi malam.
"Ada di Mangli, Rambipuji, kemudian di Gumiter, dan dalam satu minggu ini, ya hampir sama seperti itu, terulang-terulang, kalau datanya ada di Pusdalup," ujarnya saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Selasa (29/11/2022)
Menurutnya, lokasi yang banjir tersebut memang berada di pinggir sungai, dan sebagain juga dataran rendah.
Sehingga setiap tahun akan selalu terjadi bencana seperti itu.
"Dan sebagain besar Sungai memang telah terjadi pendangkalan, ya kita harus kerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU), Cipta Karya Provinsi untuk melakukan normalisasi sungai," kata Sigit.
Beberapa sungai yang harus segera dilakukan normalisasi, kata Sigit, di antaranya Kali Jompo, Semanggir Kecamatan Kaliwates dan Bondoyudo Sumberbaru.
"Kita berharap untuk daerah Sungai Semanggir (segera dinormalisasi) karena sudah beberapa kali terjadi (banjir)," pungkasnya.
Baca juga: Memotivasi Anak Muda untuk Berkarya, Puluhan Seniman Pajang Lukisan di Gedung J-Klab Jember
Berita Jember lainnya
Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunJatim.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/rumah-warga-Jember-banjir-akibat-hujan-deras.jpg)