Pembunuhan Brigadir J
Diarahkan Putri C Masuk Kamar, Bharada E Syok saat PC Buka Lemari: Ibu Masuk Situ, Kaget Tahu Isinya
Diarahkan Putri Candrawathi masuk ke dalam kamar, Bharada E begitu syok ketika diperlihatkan isi lemari di kamar PC dan Ferdy Sambo.
Penulis: Ignatia | Editor: Arie Noer Rachmawati
"Karena itu senjata, tidak mungkin langsung saya taruh di depan seperti barang-barang lain. Jadi saya bilang ke ibu (PC), 'izin Ibu, petunjuk senjata mau ditaruh di mana?'," papar Richard Eliezer.
Putri Candrawathi pun langsung mengarahkan Richard Eliezer untuk mengikutinya masuk ke kamar.
Putri Candrawathi kemudian mempersilakan Richard Eliezer masuk ke dalam ruangan.
Menurut kesaksiannya, Kuat Maruf masuk namun berhenti di dekat meja rias sementara Richard Eliezer mengikuti Putri C masuk ke dalam kamar.
"Abis itu masuk, ada kamar. Waktu pertama kali itu saya tidak tahu itu kamar siapa," kata Richard Eliezer.
Baca juga: Arti Maaf Ferdy Sambo ke Brigadir J yang Tersembunyi Versi Pakar, Pengacara Eliezer Siapkan Kejutan
Setibanya di dalam kamar, Richard Eliezer mengikuti Putri Candrawathi yang saat itu membuka sebuah lemari dan masuk ke dalam.
Putri C menuju lemari untuk menyimpan senjata yang dibawa.
Saat itu Richard Eliezer syok saat melihat lemari tersebut berisi banyak senjata.
"Pas masuk kamar, jadi ada kasur, ada TV, di samping itu ada tembok dan ada lemari. Ibu masuk situ, dan buka lemarinya," ujar Richard Eliezer.
"Saya lihat 'ih, senjata semua'. Lemari senjata, Yang Mulia," sambungnya.
Baca juga: Ferdy Sambo Lebih Cinta daripada Putri Candrawathi, Tabiat Asli di Rumah Dikuak Anak, Papa Banget
Setelah menyimpan senjata tersebut, Richard Eliezer kemudian pamit dan mengajak Kuat Maruf untuk kembali turun ke lantai bawah.
Richard Eliezer merupakan eksekutor pembunuhan Brigadir J yang terjadi pada 8 Juli 2022 lalu.
Brigadir J awalnya disebut terlibat tembak menembak dengan sesama ajudan petinggi polri yakni Ferdy Sambo.

Pada akhirnya, pihak kepolisian berhasil menemukan fakta kebohongan di balik skenario yang dibuat tersebut.
Hal tersebut mengarah kepada kebohongan yang ternyata diciptakan Ferdy Sambo Cs.