Menu Diet

Rekomendasi Menu Diet Oatmeal untuk Sarapan, Tambahkan Susu Rendah Lemak, Cepat Turunkan Berat Badan

Inilah rekomendasi menu diet oatmeal untuk sarapan pagi. Kamu bisa tambahkan susu rendah lemak agar lebih kaya rasa dan cepat menurunkan berat badan.

istimewa
Yuk, konsumsi oatmeal biar diet sukses. 

TRIBUNJATIM.COM - Makanan yang bikin cepat kenyang selanjutnya adalah oatmeal.

Makanan satu ini mampu mengolah gula dengan lebih lambat sehingga menekan rasa lapar.

Oatmeal juga kaya akan serat yang mendukung terjadinya proses metabolisme tubuh dengan baik.

Kalian dapat mengonsumsi oatmeal saat sarapan.

Tambahkan susu rendah lemak agar lebih kaya rasa.

Tak lupa buah-buahan segar seperti stroberi, blueberry, mangga, dan lainnya sebagai topping.

Oatmeal adalah makanan sehat yang mengandung berbagai nutrisi, seperti karbohidrat, lemak, serat, protein, magnesium, hingga fosfor.
Karena makanan ini kaya nutrisi, oatmeal pastinya mendatangkan beragam manfaat bagi tubuh.
Salah satunya untuk menurunkan berat badan.
Menurut ahli gastroenterologi asal NYU Langone, New York, AS, Chaim Ross, MD, oatmeal bisa menurunkan berat badan karena beberapa alasan.
Ia menjelaskan, berat badan bisa turun karena mengonsumsi oatmeal dapat mengurangi lonjakan gula darah dan menurunkan insulin.
Tak hanya itu, kandungan serat larut dalam oatmeal juga memberikan rasa kenyang lebih lama yang berkontribusi pada penurunan berat badan.

 

Yuk, konsumsi oatmeal biar diet sukses.
Yuk, konsumsi oatmeal biar diet sukses. (istimewa)
Tips makan oatmeal agar berat badan turun
Agar berat badan turun, orang sebaiknya membeli oatmeal yang paling sedikit diproses karena makanan ini dianggap paling sehat.
Tak hanya itu, beberapa tips di bawah ini wajib diikuti supaya tujuan menurunkan berat badan dengan makan oatmeal tercapai.
1. Kurangi gula dan campuran
Sebagian orang yang tidak menyukai oatmeal polosan biasanya menambahkan gula atau bahan-bahan lain supaya makanan ini kaya rasa.
Tapi, mereka disarankan untuk tidak menambahkan gula, mentega, dan sirup yang mengandung banyak kalori.
Daripada menambahkan campuran-campuran itu, Ross merekomendasikan orang untuk memasukkan blueberry ke dalam oatmeal.

 

Ilustrasi oatmeal untuk menu diet. Oatmeal adalah makanan pembangkit energi bernutrisi.
Ilustrasi oatmeal untuk menu diet. Oatmeal adalah makanan pembangkit energi bernutrisi. (freepik.com)
2. Hindari oatmeal instan
Meski kandungan kalori, lemak, karbohidrat, dan protein dalam berbagai oat serupa, pengaruhnya terhadap gula darah tidak demikian.
Pasalnya, pada oatmeal instan yang diproses lebih tinggi, kandungan seratnya lebih sedikit dan indeks glikemiknya tinggi.
Menurut Kementerian Kesehatan RI, indeks glikemik atau IG merupakan indikator cepat atau lambatnya karbohidrat dalam bahan pangan ketika meningkatkan kadar gula darah.
Karena alasan itu pola makan seimbang dan rendah lemak harus diutamakan.
Misalnya, dengan menambahkan biji-bijian yang nilai IG-nya rendah.
Di sisi lain, oatmeal beraroma sebaiknya juga dihindari karena seringkali mengandung gula olahan yang tidak diimbangi seratnya.

 

Oatmeal
Oatmeal (prevention.com via Tribun Travel)
3. Perhatikan cara makan
Ross menyarankan orang yang mengonsumsi oatmeal untuk makan secara perlahan-lahan.
Pasalnya, tubuh belum tentu memproses serat dengan baik yang dapat menyebabkan sakit perut, kembung, dan sembelit.

 

Hafragrautur merupakan bubur oatmeal yang sering dimakan saat sarapan di Islandia.
Hafragrautur merupakan bubur oatmeal yang sering dimakan saat sarapan di Islandia. (pinterest.com)
4. Perhatikan porsi
Oatmal bisa mengandung tinggi karbohidrat dan kalori apabila tidak diperhatikan porsi penyajiannya.
Menurut Ross, oatmeal yang porsinya terlalu banyak malah mengganggu usaha penurunan berat badan.
Ia menyarankan supaya porsi ketika mengonsumsi oatmeal didasarkan pada usia, tinggi badan, berat badan, dan aktivitas fisik.
Dalam hal ini, satu cangkir oatmeal adalah porsi terbaik untuk tujuan menurunkan berat badan.
Ross juga merekomendasikan supaya oatmeal dikonsumsi 2-4 kali dalam seminggu dan meningkatkan porsi harian.
Manfaat makan oatmeal untuk menurunkan berat badan
Seperti yang sudah disebutkan bahwa oatmeal memberikan rasa lebih kenyang yang berkontribusi pada turunnya berat badan.
Tapi, ada manfaat lain yang turut memengaruhi penurunan berat badan setelah rutin mengonsumsi oatmeal.
Ada apa saja?
1. Menyehatkan pencernaan
Ross menjelaskan, kandungan serat dalam oatmeal, terutama serat larut, bermanfaat untuk melunakkan tinja sehingga lebih mudah dikeluarkan. 
2. Menjaga kadar gula darah
Oatmeal bermanfaat untuk mengontrol gula darah karena nilai IG-nya yang tidak terlalu tinggi selama dan setelah makan.
Dalam hal ini, oatmeal dapat memberikan rasa kenyang lebih lama dan menghindari rasa lelah dan sakit kepala karena gula darah yang melonjak.
Karena nilai IG-nya yang rendah, tidak mengherankan apabila penderita diabetes disarankan mengonsumsi oatmeal.
Hal tersebut juga membantu mereka mencegah komplikasi kesehatan jangka panjang, seperti penyakit jantung.
3. Mengontrol insulin
Insulin adalah hormon alami yang dibuat oleh pankreas yang membantu tubuh untuk menggunakan gula sebagai energi.
Saat kadar gula darah meningkat, pankreas memproduksi insulin, hormon yang membantu sel menyerap glukosa, alias gula darah.
Makanan dengan nilai IG rendah, seperti gandum, dicerna lebih lambat yang menyebabkan kenaikan gula darah secara bertahap.
Karena insulin dapat menyerap gula darah yang diubah tubuh menjadi lemak jika terlalu banyak, kadar insulin yang rendah dikaitkan dengan penurunan berat badan.
4. Meningkatkan sistem kekebalan
Salah satu jenis serat larut, seperti beta-glukan, yang ditemukan dalam oatmeal dapat membantu mengaktifkan sel darah yang melawan infeksi.
Tapi, barengi juga makan oatmeal dengan olahraga secara teratur untuk menurunkan atau mempertahankan berat badan.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Baca artikel terkait menu diet lainnya

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved