Berita Jatim

Bantu UMKM, Ninja Xpress Beberkan Cara Tingkatkan Penjualan Jelang Harbolnas 12.12, Simak Triknya

Menjelang akhir tahun, Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2022 menjadi saat yang tepat untuk berjualan karena tingginya antusias konsumen

Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Januar
Istimewa/ TribunJatim.com
ilustrasi UMKM saat menyiapkan paket pesanan konsumen yang akan dikirim menggunakan layanan Ninja Xpress. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Menjelang akhir tahun, Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2022 menjadi saat yang tepat untuk berjualan karena tingginya antusias konsumen untuk berbelanja.

Hal ini juga dibuktikan melalui catatan Ninja Xpress pada tahun 2021 lalu dimana ada peningkatan pengiriman pada musim belanja online dibandingkan pada masa normal.

"Untuk itu, menjelang Harbolnas 12.12 tahun 2022 kami (Ninja Xpress) punya trik untuk UMKM bisa mempengaruhi konsumen agar barangnya di beli pada saat harbolnas 2022," ujar CMO Ninja Xpress, Andi Djoewarsa. Kamis (8/12/22).

Trik yang pertama, kata Andi adalah mengubah kebiasaan menjawab dengan menggali kebutuhan pelanggan .

"Kalau kamu mendapat berbagai pertanyaan dari pelanggan seperti “Produk apa ini?”, “Berapa harganya?”, “Berapa ongkos kirimnya?” dan sebagainya, maka teknik pertama yang bisa kamu lakukan adalah ubah kebiasaan menjawab menjadi bertanya kembali. Dengan teknik ini, toko online dapat mencari tahu kebutuhan pelanggan dan cara menyelesaikan permasalahan mereka. Misalnya, penjual dapat bertanya siapa yang menggunakan produk, pelanggan langsung atau untuk keluarga bahkan mungkin untuk hadiah," jelas Andi.

Kedua, menawarkan hadiah pada saat yang tepat.

"UMKM juga bisa melakukan penjualan dengan menawarkan freebies atau bonus di saat yang tepat. Banyak vendor online yang ingin melakukan secara cepat dengan menawarkan bonus sejak pelanggan menanyakan tentang produknya. Padahal, jika pelanggan belum menunjukkan kecenderungan untuk membeli produk atau sedang mempertimbangkan untuk membeli, mereka akan menanyakan tentang detail produk. Menawarkan bonus saat ini dapat menghalangi pelanggan untuk melakukan pembelian," imbuhnya.

Ketiga, membagikan pendapat pribadi dalam melakukan diskusi jual beli.

Kata Andi, calon pelanggan yang belum melakukan closingan bisa jadi karena masih tidak percaya diri untuk membeli, tidak percaya dengan produk yang hendak dibeli, tidak percaya dengan tokonya, atau bahkan tidak percaya dengan jasa kirim atau transportasinya.

Oleh karenanya jika UMKM mampu meyakinkan pelanggan, maka closingan akan terjadi.

Cara terbaik untuk membangun kepercayaan untuk melakukan closingan adalah memberikan pendapat berdasarkan pengalaman pribadi kepada pelanggan.

Keempat, menggunakan visual yang menarik.

Andi menyarankan agar memasang visual homepage yang menarik agar calon pelanggan langsung tertarik melihat produk di toko online kamu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved