Berita Jatim

Detik-detik Suami di Lumajang Sabetkan Celurit ke Istri yang Hamil, Suara di Telepon Jadi Pemicu

Rival (27) merupakan tersangka pembunuhan janda dua anak di Desa Gedangmas, Lumajang, Dian Tri Selvia (24) yang dinikahinya secara siri

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Januar
TRIBUNJATIM.COM/ Luhur Pambudi
Rival tersangka pembunuhan istri di Lumajang saat di Mapolda Jatim 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA-Rival (27) tersangka pembunuhan janda dua anak di Desa Gedangmas, Lumajang, Dian Tri Selvia (24) yang dinikahinya secara siri, membacok korban sebanyak enam kali hingga tewas.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Lintar Mahardono mengatakan, tersangka menganiaya korban menggunakan celurit dengan enam kali sabetan, pada Kamis (27/10/2022).

Sabetan celurit tersebut mengenai tubuh bagian atas korban, hingga membuatnya terkapar dan menjumpai ajalnya, di jalan setapak pinggir sawah Dusun Karangloh, Desa Gedangmas, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang.

Tubuh korban yang telah dingin membiru tak bernyawa itu, ternyata baru ditemukan oleh salah satu tetangga korban, teronggok di lokasi tersebut, pada Jumat (28/10/2022) pagi.

"Luka di dada kiri dan kanan, menembus ginjal dan paru-paru," ujarnya di Ruang Konferensi Pers, Gedung Bidang Humas Mapolda Jatim, Jumat (9/12/2022).

Sebelum akhirnya melakukan perbuatan nekat penganiayaan hingga berujung menewaskan korban atau istri sirinya itu.

Lintar menerangkan, tersangka yang sejak awal tidak serumah dengan istri sirinya atau korban itu, sempat berupaya mencari keberadaan istri sirinya itu, di rumah orangtua korban Dusun Karanglo, Desa Gedangmas, Kecamatan Randuagung, Lumajang.

Meskipun sebanyak dua kali mencari keberadaan korban di rumah sang mertua. Ternyata, tersangka tak kunjung menemukan korban.

Lantaran jengkel. Tersangka sempat berupaya menelepon korban menggunakan sambungan telepon seluler, untuk mencari keberadaannya.

Ternyata, ungkap Lintar, tersangka sempat mendengar suara berkarakter khas laki-laki sayup-sayup di sela percakapan ponsel tersebut.

Tersangka mengira, korban sedang bersama laki-laki lain atau menjalan hubungan gelap yang sama sekali tak diketahui tersangka.

Lantaran terlanjur berkalang emosi sesaat. Tersangka berusaha menghampiri korban yang berada di Desa Ranulogong, Kecamatan Randuagung, Lumajang.

"Sebelumnya tersangka telepon, dan mendengar suara korban bersama laki-laki (dalam telepon). 'Itu siapa' dijawab korban 'sama teman saya'. Disitulah tersangka cemburu muncul. Lalu tersangka cari korban. Ternyata si korban ini ada di rumah kakaknya," jelasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved