Berita Kediri

Malam Tahun Baru 2023, Tak Ada Pesta Kembang Api di Simpang Lima Gumul, Ini Alasannya

Pada malam pergantian tahun 2023, pesta kembang api di Simpang Lima Gumul kembali ditiadakan.

TribunJatim.com/ Melia Luthfi Husnika
Monumen Simpang Lima Gumul (SLG) kerap menjadi jujugan wisatawan saat malam pergantian tahun baru. Pada malam pergantian tahun kali ini, Pemkab Kediri memastikan pesta kembang api di Simpang Lima Gumul ditiadakan. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luthfi Husnika

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Pesta kembang api adalah momen paling dinantikan saat merayakan malam tahun baru di Simpang Lima Gumul (SLG) Kediri.

Selama dua tahun belakangan, pesta kembang api di Simpang Lima Gumul ditiadakan akibat pandemi Covid-19. Kawasan monumen SLG pun ditutup untuk kunjungan wisatawan.

Tahun ini, kawasan monumen yang menjadi ikon kebanggaan masyarakat Kediri kembali dibuka.

Masyarakat maupun wisatawan dari berbagai daerah mulai bisa menikmati keindahan kawasan wisata yang mirip dengan Arc de triomphe de l'Étoile di Paris, Perancis ini.

Namun sayangnya, meski telah dibuka untuk kunjungan, pada malam pergantian tahun 2023 ini pesta kembang api di Simpang Lima Gumul kembali ditiadakan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Adi Suwignyo, Pejabat Sementara (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kediri.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri tidak mengadakan pesta kembang api di Simpang Lima Gumul (SLG) pada malam tahun baru 2023.

"Di tahun baru ini Pemkab Kediri kembali tidak mengadakan pesta kembang api di Simpang Lima Gumul."

"Alasannya ada banyak hal yang jadi pertimbangan," kata Wignyo, Sabtu (31/12/2022).

Ia menjelaskan, beberapa alasan tidak diadakannya pesta kembang api di Simpang Lima Gumul adalah saat ini merupakan masa berkabung bagi sebagian masyarakat.

Bencana alam seperti gempa bumi dan banjir yang menerpa beberapa wilayah Indonesia membuat masa berkabung di penghujung tahun ini begitu terasa.

Belum lagi, bencana-bencana lain di beberapa daerah juga menjadi pertimbangan tersendiri.

"Pertimbangan kami juga karena menurut prakiraan cuaca dari BMKG, malam pergantian tahun nanti kemungkinan wilayah Kediri akan diguyur hujan deras."

"Demi keamanan dan keselamatan juga kami akhirnya memutuskan meniadakan pesta kembang api di Simpang Lima Gumul," paparnya.

Karena peniadaan pesta kembang api di Simpang Lima Gumul ini, Wignyo beserta jajaran Pemkab Kediri menyampaikan permohonan maaf pada masyarakat khususnya warga Kediri.

"Kami meminta maaf karena pernah menjanjikan pesta kembang api saat merayakan tahun baru di Simpang Lima Gumul, namun belum bisa melaksanakan tahun ini."

"Kalau kondisi memungkinkan, kami berencana akan mengadakan pesta kembang api pada hari jadi Kabupaten Kediri sekitar bulan Maret 2023 mendatang," pungkasnya.

Ikuti berita seputar Kediri

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved