Berita Malang

Pasca Temuan Sabu, Lapas Kelas I Malang Tingkatkan Pengamanan dan Intensifkan Patroli

Pasca temuan adanya lemparan sabu dan obat penenang, Lapas Kelas I Malang meningkatkan pengamanan dan giat patroli keliling lapas.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Taufiqur Rohman
TribunJatim.com/Kukuh Kurniawan
Kabid Keamanan dan Ketertiban Lapas Kelas I Malang, Supriyanto. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pasca temuan adanya lemparan sabu dan obat penenang, Lapas Kelas I Malang meningkatkan pengamanan dan giat patroli keliling lapas.

Hal tersebut diungkapkan langsung Kabid Keamanan dan Ketertiban Lapas Kelas I Malang, Supriyanto.

"Pasca kejadian ini, maka kami segera meningkatkan keamanan. Kami juga meningkatkan kegiatan kontrol keliling, serta selalu berkoordinasi dengan pihak kepolisian," ujarnya kepada TribunJatim.com, Rabu (4/1/2023).

Selain meningkatkan keamanan dan kontrol keliling, Lapas Kelas I Malang juga melakukan kegiatan razia blok hunian

"Untuk razia, rutin kami lakukan termasuk saat insidentil juga ada. Biasanya, kami juga melakukan razia gabungan," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, petugas Lapas Kelas I Malang menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu dan obat penenang pada Selasa (3/1/2023) sekitar pukul 18.00 WIB.

Diketahui, barang haram itu diselundupkan dengan cara dilempar dari arah luar.

Namun, gerak gerik pelaku ketahuan oleh petugas yang melaksanakan patroli di luar tepatnya pada bagian dinding selatan lapas.

Karena ketahuan, pelaku melempar secara asal bungkusan tersebut dan langsung bergegas kabur menaiki sepeda motor.

Diketahui, bungkusan itu mendarat di rerumputan di luar lapas.

Saat dicek, di dalam bungkusan itu berisi satu klip plastik kecil berisi sabu dengan berat bruto 1,24 gram, sedotan plastik hitam, serta delapan strip obat penenang dengan tiap stripnya masing-masing berisi 10 tablet.

Setelah itu, bungkusan tersebut diserahkan ke Satresnarkoba Polresta Malang Kota.

Hingga saat ini, pihak kepolisian bersama dengan pihak Lapas Kelas I Malang terus berkoordinasi dan melakukan penyelidikan untuk mencari tahu siapa pelaku pelempar tersebut dan siapa WBP yang memesannya.

Ikuti berita seputar Malang

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved