Kepsek MTs Nonaktif Jadi Tersangka

Update Penganiayaan Siswi di Gresik, Pembina Yayasan Minta Maaf, Tegaskan Tersangka Sudah Dipecat

Pembina yayasan Nurul Islam, Heri Arifin menyampaikan permintaan maaf terhadap perbuatan eks Kepsek MTS Ahmad Nasrullah (51).

Penulis: Willy Abraham | Editor: Taufiqur Rohman
Tribun Jatim Network/Willy Abraham
Pembina yayasan Nurul Islam, Heri Arifin (pakai peci) di Mapolres Gresik 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Pembina yayasan Nurul Islam, Heri Arifin menyampaikan permintaan maaf terhadap perbuatan eks Kepsek MTS Ahmad Nasrullah (51).

Heri memastikan Ahmad Nasrullah sudah dicopot dari jabatan kepala sekolah dan dipecat.

Heri Arifin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya di Mapolres Gresik.

Pihaknya sangat menyayangkan perbuatan tersangka selaku kepala sekolah MTS.

Perbuatan tersangka sangat menciderai Yayasan yang menyiapkan sekolah ramah anak.

Usai menerima laporan beberapa hari lalu, langsung mengambil tindakan tegas.

"Saya tegaskan yang bersangkutan langsung kami copot sebagai kepala sekolah dan kami berhentikan sebagai guru," ujar Heri, Sabtu (7/1/2023).

Pihak Yayasan menyesal dan memastikan tersangka Ahmad Nasrullah diproses secara hukum yang berlaku.

Heri sekali lagi memohon maaf atas kasus ini.

"Saya mohon maaf sebesar-besarnya wali murid terkena dampak akibat perbuatan oknum seorang kepala sekolah yang tidak mnejadi tauladan buat kami," pungkasnya.

Diketahui, perbuatan Ahmad Nasrullah menghukum belasan siswinya hanya karena melanggar aturan membeli makanan bukan di kantin MTS.

Para siswi disuruh berdiri di ruangan lalu dipukul satu persatu.

Beberapa diantaranya langsung jatuh pingsan.

Hal ini yang membuat wali murid tidak terima dan melaporkan peristiwa ini ke kantor polisi.

Ikuti berita seputar Gresik

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved