Berita Gresik

Kondisi Terkini 15 Siswi di Gresik yang Dipukul Eks Kepsek MTS, Trauma sampai Tak Masuk Sekolah

Sebanyak 15 siswi yang menjadi korban pemukulan eks kepala sekolah MTS Gresik trauma.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Willy Abraham
Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis saat memberikan keterangan di Mapolres Gresik, Sabtu (7/1/2023). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Sebanyak 15 siswi yang menjadi korban pemukulan eks kepala sekolah MTS Gresik trauma.

Mereka sampai tidak masuk sekolah seusai dipukul oleh tersangka Ahmad Nasrullah.

Diketahui beberapa siswi di antaranya sampai pingsan usai dipukul oleh tersangka gara-gara membeli jajan di kantin SMK bukan di kantin MTS.

"Sebanyak 15 siswi tidak masuk sekolah," ujar Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis, Sabtu (7/1/2023).

Azis sapaan akrabnya menjelaskan jika di MTS kantinnya kosong sehingga para siswi membeli di kantin SMK yang berada di ruang lingkup sekolah.

Setelah itu dipanggil kepala sekolah dilakukan adanya pemukulan siswi.

Kemudian korban melaporkan kepada keluarga masing-masing.

Petugas Polsek Manyar mendatangi TKP, pemeriksaan para saksi orang tua. Pada Jumat (6/1/2023) kasus langsung di tarik Polres Gresik karena menjadi atensi.

Pukul 19.00 keputusan tersebut mengarah tersangka.

"Tersangka Ahmad Nasrullah langsung kami amankan kemarin malam," tambahnya.

Ahmad Nasrullah dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dan atau Pasal 80 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2014 perubahan atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

"Dengan ancaman hukuman 3,5 tahun penjara," imbuhnya.

Baca juga: Punya Niat Baik, Wanita di Malang Malah Jadi Korban Pemukulan, Videonya Jadi viral di Medsos


Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved