Berita Viral
Istri Bahagia karena Suami Meninggal Dunia, Fakta Menyakitkan Pernikahan Dikuak, 'Seperti di Neraka'
Tengah viral kisah istri yang bahagia karena suaminya meninggal dunia. Di balik kebahagiannya itu, fakta menyakitkan terkuak
Penulis: Ani Susanti | Editor: Arie Noer Rachmawati
TRIBUNJATIM.COM - Tengah viral kisah istri bahagia karena suami meninggal dunia.
Di balik kebahagiannya itu, fakta menyakitkan pernikahan si istri dan suaminya terungkap.
Cerita ini diungkap oleh cucunya.
Peristiwa ini terjadi di China.
Diketahui, wanita itu sudah berusia 102 tahun.
Nenek tersebut diketahui bermarga Bai dan tinggal di China.
Melansir Sao Star via TribunStyle ( grup TribunJatim.com ), cerita itu dibagikan oleh wanita bernama Bach.
Adapun nenek berusia 102 tahun yang dimaksud yakni nenek dari suaminya.
Meski usianya sudah lebih dari satu abad, kesehatannya masih cukup baik.
Pikirannya sangat jernih dan tidak kuno.
Baca juga: Demi Mantan, Pengantin Wanita Batalkan Nikah Jelang Akad, Sahabat Calon Suami Rela Jadi Penggantinya
Pada suatu kesempatan, ketika Bach berbicara dengan neneknya, dia mendengar sebuah kisah tentang pernikahan yang menyakitkan.
Sang nenek berkata jika dia bisa memilih, dia tidak akan menikah.
Dia mengungkapkan tidak akan menikah dengan seseorang yang tidak mencintainya.
Dengan demikian, dia tidak harus menjalani kehidupan seperti di neraka.
Nenek itu mengatakan selama dia tidak patuh, dia akan dipukuli oleh suaminya.
Baca juga: Pengantin Pria Nangis Jelang Akad Nikah, Calon Istri Kecantol Mantan, Sahabat Akhirnya Jadi Solusi
Awalnya, dia melawan, tetapi suaminya malah memukul, bahkan anak-anak juga jadi sasaran.
Oleh karena itu, hidupnya merupakan rangkaian hari-hari penderitaan dan kepasrahan.
"Ada kalanya dia berpikir bahwa hari terindah dalam hidupnya adalah hari kematian suaminya," kata Bach.
Ketika suami nenek itu sakit, tidak bisa duduk, hanya berbaring di ranjang rumah sakit, dia tetap memarahi nenek dan anak-anak dengan keras.
Anak-anak lebih suka menghabiskan uang untuk menyewa pengasuh profesional dan tidak mau memperhatikannya.
Bach berkata, saat makan bersama keluarga pada kesempatan malam Tahun Baru, neneknya mengatakan dia akan mendaftarkan ulang pendaftaran rumah tangganya.
Hal itu dilakukan untuk mengganti nama belakangnya dia tidak ingin mengikuti nama belakang suaminya lagi.
Dia juga mengatakan kepada anak dan cucunya:
"Setelah ibumu meninggal, jangan cantumkan nama ibumu di silsilah, jangan cantumkan nama ibumu di tablet leluhur ini, letakkan tablet ibumu di tempat lain, jangan digabung dengan ayahmu, berada di sisinya hanya membuatku sengsara dan kesakitan."
Baca juga: Pengantin Batal Nikah saat Hari H, Calon Istri Ngamuk Mahar Kurang Rp 204 Juta, Mertua Nyaris Tewas
Ketika dia curhat kepada Bach, dia juga mengingatkan menantunya bahwa:
"Kenali dirimu untuk lebih mencintai diri sendiri, jangan menempatkan dirimu terakhir dalam segala hal."
Kisah dan nasihat nenek tersebut langsung menyebabkan kehebohan opini publik di China.
Sebagian besar dari mereka menyatakan simpati dan setuju dengan pemikiran perempuan berusia 102 tahun itu.
Selain itu, banyak orang yang mendoakan kesehatan untuk menikmati kebahagiaan di sisa umur bersama anak cucunya karena seluruh hidupnya begitu berat.
Baca juga: Pengantin Pria Batal Nikah karena Sertifikat Rumah Dijodohkan dengan Norma Risma, Ryan Dono: Cukup
Sebelumnya di 2021, viral kisah wanita yang di KDRT suaminya tapi tak mau pisah.
Saat itu wanita berusia 23 tahun bermarga Li di Hunan, China terungkap menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Dikutip dari Chinapress.com, Li sempat berjongkok di pinggir jalan dan menangis.
Orang-orang yang lewat di sekitarnya bertanya-tanya, hingga akhirnya mengetahui Li mendapat kekerasan dari sang suami.
Disebutkan Li mendapat beberapa kali pukulan saat itu.
Diketahui, KDRT tersebut disebut sudah berlangsung sejak tiga tahun yang lalu.
Awal mulanya, Li bertemu suaminya melalui perkenalan lewat temannya.
Ketika keduanya bertemu untuk pertama kalinya, keduanya sangat tertarik dengan penampilan satu sama lain.
Setelah sekitar 2 bulan berkencan, akhirnya keduanya memutuskan untuk menikah.
Tetapi, setelah menikah perselisihan sering muncul.
Awalnya, itu hanya saling melempar kata-kata yang buruk.
"Saya tidak menyangka bahwa setelah beberapa waktu, dia akan memukul dan menendang," ujar Li.
Baca juga: Target Jadi Pengantin Umur 35, Pacaran 8 Tahun Kandas, Wanita Ini Kencani 100 Pria dalam 1 Tahun
Wanita muda itu pun mengalami memar, kondisinya membuat orang tuanya merasa tertekan.
Namun, selama sang suami menundukkan kepalanya untuk meminta maaf, hati Li pun luluh dan kembali memafkan sang suami.
Sementara dikutip dari Mirror Press, kerabat dan teman kedua belah pihak sudah lama tidak tahan, dan mereka membujuk Li untuk bercerai dari sang suami.
Sang suami juga menyadari pernikahan keduanya tidak bisa lagi berlangsung, dan berinisiatif untuk pergi ke pengadilan untuk mengajukan permohonan cerai.
Namun, Li bersikeras untuk tidak melepaskan suaminya.
Alasannya pertama, suaminya adalah cinta pertamanya, sehingga dirinya tidak ingin menyerah begitu saja dengan kondisi rumah tangganya.
Kedua, dia percaya pernikahan berdasarkan persamaan shio, yakni ayam dengan ayam, dan anjing dengan anjing.
Hingga akhirnya alasan ketiga, Li mengungkap:
"Suamiku sangat tampan. Jika saya bercerai, akan sulit untuk menemukan yang tampan lagi."
Baca juga: Calon Pengantin Curhat Dilamar Pakai Cincin Murah Viral, Dituding Pacar Tidak Tahu Berterima Kasih
Suami Li Nu mengatakan alasan dirinya nekat melakukan KDRT kepada sang istri lantaran tidak tahan dengan perilaku istrinya.
Pria itu menyebut memang banyak gadis-gadis lain yang mendekatinya, dan hal tersebut tidak memberinya ruang pribadi.
Pria tersebut mengeluh selama dia meninggalkan sang istri, dia harus melaporkan keberadaannya secara teratur, jika tidak dia akan dicurigai berselingkuh.
Akhirnya, pasangan itu melakukan prosedur mediasi melalui stasiun TV.
Baca juga: Pengantin Wanita Syok Ibu Mertua Masuk Kamar saat Malam Pertama, Geram saat Sprei Putih Dibentangkan
Tanpa diduga, saat ini, Li Nu tiba-tiba menyatakan dia hamil.
Setelah beberapa pertimbangan, sang pria pun menyatakan kesediaannya untuk merawatnya.
Tetapi, dia juga berharap baik dirinya maupun sang istri belajar untuk saling percaya sejak saat itu.
Karena dia sudah cukup dengan kecurigaan Li Nu.
Sebagai tanggapan, Li Nu menjawab dengan penuh semangat:
"Saya bersedia menyetujui semua persyaratan suaminya."
Berita viral lainnya
istri bahagia karena suami meninggal
pernikahan
suami
istri
China
kekerasan dalam rumah tangga
KDRT
Tribun Jatim
TribunJatim.com
jatim.tribunnews.com
berita Jatim terkini
berita viral terkini
Sosok Pasha Ungu Minta Tak Ada Lagi Ojol Dilindas Rantis Brimob: Sengaja atau Tidak, Tanggung Jawab |
![]() |
---|
Mardi Dagang Siomay Sambil Was-was di Lokasi Demo Bisa Dapat Rp 500.000, Apes Kalau Rusuh: Saya Lari |
![]() |
---|
Sosok Jerome Polin Ajak Tolak Tawaran Jadi Buzzer Rp150 Juta, Singgung Uang Rakyat dan Gaji Guru |
![]() |
---|
Warga Arak Sepasang Kekasih Jalan 2 Km, Pergoki Wanita Bawa Anaknya di Rumah Pria Lajang Usia 39 |
![]() |
---|
Muncul Slogan ACAB dan Kode 1312 di Media Sosial Pasca Demo 28 Agustus, Apa Maknanya? |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.