Berita Terpopuler
TERPOPULER JATIM: Gunung Semeru Siaga - Hari Ini Sidang Perdana 5 Terdakwa Tragedi Kanjuruhan
3 berita Jatim terpopuler, Senin (16/1/2023): Gunug Semeru Siaga hingga Sidang perdana 5 terdakwa tragedi Kanjuruhan Senin (16/1/2023).
TRIBUNJATIM.COM - Kumpulan berita peristiwa yang terjadi di Jawa Timur (Jatim) tersangkum dalam berita terpopuler Jatim Senin, 16 Januari 2023.
Pertama tersaji berita tentang Gunung Semeru terus menujukkan aktivitas vulkanik kendati masih bertatus siaga.
Selanjutnya berita warga Desa Tracal Kecamatan Karanggeneng digegerkan dengan ditemukannya dua bocah tenggelam di sungai meninggal dunia, Minggu (15/1/2023).
Ada juga berita Pengadilan Negeri Surabaya bakal menggelar sidang perdana terhadap lima terdakwa tragedi Kanjuruhan, Malang pada hari ini, Senin (16/1/2023)
Berikut selengkapnya berita terpopuler Jatim, Minggu (15/1/2023) di TribunJatim.com.
Baca juga: Cuaca Jatim Besok Senin 16 Januari 2023, Hujan Petir di Sumenep, Jombang dan Jember Pada Siang Hari
Baca juga: Masih Ingat Pria Kalsel Pamer Saldo Rp 500 T? Polisi Beber Kejahatannya, Muncul-muncul Minta Maaf
Baca juga: Kepepet Utang, Satpam Toko Elektronik di Surabaya Embat Motor Rekan Kerja, Modus Ambil Kuncinya Dulu
1. Status Gunung Semeru Masih Siaga hingga Kini, sempat Keluarkan Lava, BPBD Imbau Warga Tak Panik
Gunung Semeru terus menujukkan aktivitas vulkanik kendati masih bertatus Siaga hingga kini, Minggu (15/1/2022).
Hampir setiap hari berbagai letusan hingga hembusan material vulkanis ditampakkan gunung tertinggi di Pulau Jawa itu.
Bahkan Gunung Semeru sempat mengeluarkan lava dengan jarak luncur sekitar 1.000 meter.
Menanggapi hal tersebut, BPBD Kabupaten Lumajang meminta masyarakat agar tidak panik serta terus mematuhi arahan dan informasi resmi terpercaya.
"Beberapa hari terakhir Semeru menujukkan fenomena-fenomena atau peristiwa vulkanik. Namun kami tetap mengimbau warga agar tidak panik. Semeru saat ini masih berstatus Siaga," ujar Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan, dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo ketika dikonfirmasi.
Baca juga: Letusan Asap Berkali-kali, Hembusan Material Gunung Semeru Capai 500 Meter
Wawan menegaskan jarak radius 13 kilometer dari Gunung Semeru wajib dihindari oleh warga.
Menurutnya, segala macam aktivitas direkomendasikan untuk tidak dilakukan di radius tersebut.
Area tersebut meliputi sepanjang aliran sungai yang dilewati lahar seperti Besuk Kobokan, Besuk Sat, Besuk Bang dan Besuk Lanang.
"Masyarakat diminta untuk waspada dan tidak berada di kawasan zona merah yang telah direkomendasikan PVMBG maupun BPBD. Saat hujan berlangsung juga dimungkinkan terjadi banjir lahar dingin," paparnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Gunung-Semeru-tragedi-Kanjuruhan-ABC.jpg)